MEMBANGKITKAN GAIRAH MENULIS
PROLOG
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah dengan cara yang baik…”..(s.an nahl: 125)
Pada umumnya, hampir setiap orang mampu berbicara, membaca dan menulis. Namun untuk memberikan informasi atau pesan kepada orang lain dengan baik dan benar, tidaklah semua orang memahami caranya yang efektif. Karena itu, mari belajar untuk mempelajari, mengetahui, dan mempraktekkan teknis sederhana agar suatu pemikiran yang cerdas dapat disampaikan dan diterima oleh diri kita dan mereka yang membutuhkannya.
A. PERS
Definisi pers yaitu, suatu lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang menjalankan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh,memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar serta data grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan jenis saluran yang tersedia. Dimana pers saat ini tidak hanya terbatas pada media cetak maupun media elektronik tetapi juga telah merambah keberbagai medium informasi seperti internet.
FUNGSI PERS
1. menginformasikan (to inform)
2. mendidik (to educate)
3. menghibur (to entertain)
4. mempengaruhi (to influence)
5. memberikan respon social
6. penghubung
· pers (media) sebagai museum berarti media menjadi rujukan bagi perjalanan sejarah suatu masyarakat secara kronologis
· pers sebagai lembaga kemasyarakatan yakni pers sebagai media pengumpulan dan penyebaran informasi, mempunyai misi mencerdaskan masyarakat, menegaskan keadilan dan memberantas kebatilan.
B. DAKWAH
· Dakwah adalah suatu kegiatan ajakan baik dalam bentuk lisan, tulisan, tingkah laku dan sebagainya yang dilakukan secara sadar dan berencana dalam usaha mempengaruhi orang lain secara individual maupun secara kelompok agar supaya timbul dalam dirinya suatu pengertian, kesadaran, sikap penghayatan, serta pengamalan terhadap ajaran agama sehingga pesan yang disampaikan kepadanya dengan tanpa adanya unsur paksaan.
· Media Dakwah
a. lisan: pidato, ceramah, kuliah, bimbingan
b. tulisan: tulisan, buku, majalah, surat kabar
c. lukisan: gambar, karikatur, kaligrafi
d. audiovisual: televisi, film, video
e. akhlak: perbuatan, teladan
· Teknik pendekatan
a. persuasif/motivatif
b. konsultatif
c. partisipatif
C. MENULIS
Artikel diartikan sebagai sebuah karangan faktual (nonfiksi) tentang suatu masalah secara lengkap, yang panjangnya tak tentu, untuk dimuat di surat kabar, majalah, buletin, dan sejenisnya. Tujuan dibuatnya tulisan tersebut untuk menyampaikan gagasan dan fakta guna meyakinkan, mendidik, menawarkan pemecahan suatu masalah, atau menghibur.
I. MOTIVASI MENULIS
MOTIVASI INTERNAL
1. Menuangkan ide, gagasan, pikiran, ilmu pengetahuan
2. sebagai tugas suci (seperti tugas ulama, cendekiawan, ilmuwan, dai)
3. rasa syukur atas kemampuan akal
4. tanggung jawab social
MOTIVASI EKSTERNAL
1. mendapat penghasilan
2. mencari popularitas
3. karena tuntutan karir
II. CARA MENULIS
I. Tahap awal
a. mencari ide : mengamati, membaca Koran, tulis apa saja
b. mengolah ide: merenung, mengaitkan dengan hal lain
c. menuangkan ide: tunggu suasana (mood), tulis apa saja
B. Tahap lanjutan
a. mencari data/teori
b. membuat outline (kerangka karangan)
c. menulis kembali tulisan
d. memeriksa tulisan
C. Ciri umum tulisan artikel
a. lugas, langsung menuju persoalan
b. objektif dan cermat
c. logis, jelas dan padat
d. memperhatikan bahasa baku
e. terbuka dan tidak egois
f. tidak menyudutkan/membela salah satu individu atau kalompok
“Penulisan artikel pada akhirnya tidak ditentukan tekniknya, tetapi lebih pada pengusaan masalah. Masalah yang ditulis akan dikuasai kalau biasanya membaca sebanyak-banyaknya. Karena sumber tulisan terutama berasal dari bacaan yang kemudian digabungkan dengan pengalaman empiris”
(Sudirman Tebba, 2005)
EPILOG
Dalam dunia tulis menulis artikel dan sejenisnya seyogyanya perlu ditanamkan motivasi dari dalam diri sendiri dan luar diri individu. Diperlukan juga melahirkan ide, pengetahuan, pengalaman, serta ketrampilan teknik penulisan untuk menciptakan tulisan berkualitas dan pesan dari penulis dapat diterima dengan jelas oleh pembaca umum. Dan penting juga untuk mengetahui karakter media cetak yang diyakini mau memuat tulisan (artikel).
Referensi
1.Nurudin, Menulis Artikel Itu Gampang. Semarang: Effhar, 2005.
2.HM.Arifin, Psikologi Dakwah: Suatu Pengantar Studi.Jakarta: Bumi Aksara, 2000.
3.M.Munir, Manajemen Dakwah.Jakarta: Kencana, 2006.
4.Paryati Sudarman, Menulis di Media Massa.Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
5.Totok Djuroto, Manajemen Penerbitan Pers. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004.
6.Wisnu Martha, Menyoal Komunikasi Memperdayakan Masyarakat. Yogyakarta: FISIPOL UGM, 2006.
7. Sudirman Tebba, Jurnalistik Baru. Ciputat: Kalam Indonesia, 2005.
8. www.penulislepas.com
9. www.witantra.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar