<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348</id><updated>2011-07-31T03:49:05.741-07:00</updated><category term='wirausaha'/><category term='kuliah'/><category term='siwak'/><category term='mitra'/><category term='diskon'/><category term='sekolah'/><category term='pendidikan'/><category term='lowongan'/><category term='chlorophyl'/><category term='artikel'/><category term='bersih'/><category term='seminar'/><category term='guru'/><category term='peluang'/><category term='arab'/><category term='suplemen'/><category term='pers'/><category term='nutrisi'/><category term='sehat'/><category term='sikat gigi'/><category term='daftar'/><category term='mukmin'/><category term='bisnis'/><category term='silabus'/><category term='minuman'/><category term='putih'/><category term='kesempatan'/><category term='pelatihan'/><category term='bonus'/><title type='text'>brilliantcollection</title><subtitle type='html'>let's make our life brilliant!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-7073542156163048286</id><published>2010-01-27T18:51:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T18:52:00.529-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><title type='text'></title><content type='html'>Meningkatkan Sentuhan Spritual dalam Belajar&lt;br /&gt;Oleh: Khaerul Khakim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ujian nasional akan segera tiba dan para siswa yang hendak menghadapi ujian pun semakin merasa gelisah. Lalu berbagai upaya dilakukan di sekolah masing-masing demi untuk mengejar bahan atau menambah materi yang akan diujikan dalam ujian nasional kelak. Akibatnya, sebagian peserta didik harus ekstra keras dalam mempersiapkan fisik dan psikis agar mampu bertahan selama seharian di sekolah dari pagi hingga sore, hanya berharap sukses dan lulus sekolah.&lt;br /&gt;            Otak anak-anak yang menjadi panas karena belajar yang overload, bisa menyebabkan capek, lelah, dan bahkan sakit kepala dan badannya. Problem seperti ini sepatutnya diperhatikan oleh berbagai pihak utamanya sekolah, agar tidak tidak terjadi masalah di kemudian hari. Misalnya, seorang siswa yang sedang sakit terpaksa mengerjakan ujian nasional di rumah sakit.&lt;br /&gt;            Sungguh disayangkan apabila anak didik dipenuhi soal-soal latihan dan bertumpuk-tumpuk materi pelajaran dalam waktu beberapa minggu saja. Ada kesan dipaksakan menyelesaikan bahan ajar dengan cepat dan tuntas, sebelum akhirnya siswa bertarung di dalam ujian kelulusan tersebut. Apakah dalam waktu sekitar hampir tiga tahun, pelajaran tidak dapat diberikan dengan teratur dan terencana? Mengapa harus ada jam tambahan pula?&lt;br /&gt;            Mari kita amati, banyak sekolah yang kini memulai jam belajar dari pagi hingga sore. Belajar di sekolah dimulai tujuh pagi dan berbagai materi diajarkan. Setelah jam sekolah usai, istirahat sebentar, lalu dilanjutkan dengan belajar tambahan khusus pelajaran ujian nasional, hingga sore hari. Dampak negatif dari aturan sekolah tersebut, di antarnya ialah orang tua siswanya harus mengeluarkan dana tambahan untuk biaya bimbingan belajar, lalu secara jasmani dan rohani, si anak tentu mengalami kelelahan dan kejenuhan, atau mungkin pusing dan meriyang karena ketahanan tubuhnya melemah.       &lt;br /&gt;Di sisi lain sentuhan psikologis dan spiritual di sekolah begitu minim. Para siswa jarang diajak untuk memperbanyak doa dan zikir mengingat Allah, dalam setiap waktu, pagi, siang dan malam. Jika usaha secara religius tidak terpenuhi, maka bisa menyebabkan stress dan gelisah berat bagi para pelajar, karena khawatir usaha kerasnya tidak akan berhasil alias tidak lulus sekolah. Anak-anak condong mencari obat penghilang tekanan batin mendengarkan musik, jalan-jalan tak tentu tujuan, ngerumpi dan kegiatan yang kurang bermanfaat lainnya.  Dan lebih celaka lagi jika jalan pikirannya sudah sangat kacau balau dan akhirnya beraksi nekat yang dapat membahayakan diri sendiri.&lt;br /&gt;            Oleh karena itu, bagi sekolah dinilai perlu untuk melakukan pendekatan psikologis dan keagamaan agar tertanam ketentraman dan ketenangan dalam menghadapai berbagai masalah kehidupan, secara internal dari diri individu dan eksternal dari lingkungan. Dengan demikian diharapkan upaya yang dilakukan secara lahiriyah yakni meningkatkan frekuensi belajar di sekolah, dan diiringi berdoa yang ikhlas, tulus kepada Tuhan, maka apapun hasilnya kelak diserahkan kepada Yang Maha Mengetahui. Pada hakikatnya, keberhasilan itu bisa jadi mengandung kebaikan dan kegagalan juga belum tentu bernilai buruk, justru ada kesempatan untuk memperbaiki kelemahan dan kekurangan dimiliki tiap individu.&lt;br /&gt;            Ketahuilah, di setiap diri siswa memiliki karakter dan watak serta kemampuan yang berbeda-beda. Maka dari itu, pelayanannya pun seyogianya tidak disamaratakan. Ada sebagian siswa yang cepat menangkap materi, ada pula yang lambat atau lemah menerima pelajaran tertentu. Namun cepat tanggap dalam ketrampilan lainnya. Setelah kemampuan tiap siswa dapat dideteksi, langkah selnjutnya mengadakan bimbingan untuk siswa yang terdapat kelemamaan di bidang tertemtu. &lt;br /&gt;   Di samping itu, alangkah bijaksana, apabila diselenggarakan program pendidikan dan pelatihan terhadap guru agar lebih memahami materi ajar dan pengetahuan psikologis dan spiritual atau ilmu agama yang cukup. Pemahaman religius sebaiknya tidak hanya dihayati oleh guru agama saja, akan tetapi dipelajari pula oleh seluruh pengajar dan pendidik. Hal itu dimaksudkan agar tumbuh suasana damai dan sejuk di dalam kelas, karena guru mampu memberikan rasa aman dan tenang di jiwa setiap peserta didik ketika pelajaran berlangsung.&lt;br /&gt;Dengan metode atau pendekatan psikologis dan religius, ditambah secara kognitif, penguasaan bahan pelajaran yang baik, maka kemungkinan besar sang guru pun mentransfer ilmu pengetahuan kepada anak didiknya dengan sabar, ramah, bersahabat dan sedapat mungkin meminimalisir emosi yang terkadang muncul secara tiba-tiba. Sehingga anak-anak termotivasi untuk semakin giat belajar tanpa merasa tertekan dan terpaksa. Dan perlu pahami bahwa guru, pengajar, pendidik sejatinya sekadar berusaha membantu agar siswa didiknya dapat mengembangkan potensi-potensi dalam diri mereka. Selebihnya, hanya kepada Tuhanlah kita meminta pertolongan dan pentujuk (QS.1: 5 dan 6). Kita mengharapkan bantuan-Nya untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.&lt;br /&gt;Rohandi dan Paul (2000) menyatakan bahwa mengajar bukan mencekokkan bahan sains (baca: ilmu pengetahuan) kepada siswa agar dihafalkan. Tetapi, guru lebih memberikan persoalan atau permasalahan dalam kelas yang menyangkut sains. lalu, siswa secara aktif mencoba untuk mencari pemecahan, baik lewat percobaan, pengamatan, diskusi, dan sebagainya. Dengan begitu, siswa diharapkan benar-benar memahami apa yang telah dipelajarinya, tidak sekadar tahu secara teroritis saja. Ingatlah, tugas guru adalah tidah hanya mengajar, tetapi juga mendidik serta melatih peserta didiknya.&lt;br /&gt;            Apabila beberapa pendekatan, yakni kognitif, psikologis dan spiritual dapat terpenuhi dalam diri guru (dan kepala sekolah), maka diharapkan para siswa bersiap-siap menghadapi dan melaksanakan ujian nasional, secara fisik, mental, psikis, dan pikiran serta mampu menerima segala hasil atas jerih payah yang dilakukannya dengan maksimal. Dan semoga segala unsur-unsur persiapan positif itu kelak dapat membawa kebaikan di luar sekolah, yakni keluarga dan masyarakat sekitanya. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;*)  Khaerul Khakim: Guru SMK Baitussalam Kota Pekalongan; Pengamat Bidang Keagamaan, Sosial dan Pendidikan, tinggal di Pekalongan&lt;br /&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-7073542156163048286?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/7073542156163048286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=7073542156163048286' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/7073542156163048286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/7073542156163048286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2010/01/meningkatkan-sentuhan-spritual-dalam.html' title=''/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-8981566955604217834</id><published>2009-08-12T23:08:00.000-07:00</published><updated>2009-08-12T23:23:27.728-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silabus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arab'/><title type='text'>bhs arab</title><content type='html'>&lt;style&gt;P {  MARGIN: 0px } UL {  MARGIN-TOP: 5px; MARGIN-BOTTOM: 5px } OL {  MARGIN-TOP: 5px; MARGIN-BOTTOM: 5px } &lt;/style&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://jaguarspsuinjkt.blogspot.com/2009/02/model-kurikulum-tingkat-satuan_19.html"&gt;STANDAR  ISI KTSP BAHASA ARAB UNTUK MA&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header-line-1"&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. Lalar Belakang &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era  globalisasi, perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat menjadikan  jarak bukan suatu hambatan untuk mendapatkan informasi dari berbagai penjuru  dunia. Oleh karena itu bahasa asing selain bahasa Inggris menjadi penting.  Dengan demikian semakin jelas bahwa penguasaan bahasa asing selain bahasa  Inggris, dalam hal ini bahasa Arab, merupakan hal yang sangat mendesak. Banyak  informasi ilmu pengetahuan baik di bidang teknik, ilmu-ilmu mumi, ekonomi,  psikologi maupun seni bersumber dari buku-buku berbahasa Arab. Selain itu bahasa  Arab merupakan sarana komunikasi dalam pengembangan dunia pariwisata dan  bisnis.&lt;br /&gt;Bahasa bukan hanya sebagai suatu bidang kajian, melainkan sebagai  faktor sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta  didik. Penguasaan bahasa Arab menjadi persyaratan penting bagi keberhasilan  individu dalam menjawab tantangan zaman di era globalisasi. Pembelajaran bahasa  Arab secara formal di madrasah merupakan sarana utama bagi peserta didik untuk  menguasai bahasa Arab. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik dapat merespon  secara proaktif berbagai perkembangan informasi, ilmu pengetahuan dan  teknologi.&lt;br /&gt;Melalui pembelajaran bahasa Arab dapat dikembangan keterampilan  peserta didik dalam berkomunikasi lisan dan tulisan untuk memahami dan  menyampaikan informasi, pikiran dan perasaan. Dengan demikian mata pelajaran  bahasa Arab diperlukan untuk pengembangan diri peserta didik agar mereka dapat  tumbuh dan berkembang menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan  berkepribadian Indonesia, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan  budaya serta siap mengambil bagian dalam pembangunan nasional.&lt;br /&gt;Mata pelajaran  bahasa Arab merupakan suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mendorong,  membimbing, mengembangkan, dan membina kemampuan serta menumbuhkan sikap positif  terhasap bahasa Arab baik reseptif maupun produktif. Kemampuan reseptif yaitu  kemampuan untuk memahami pembicaraan orang lain dan memahami bacaan. Kemampuan  produktif yaitu kemampuan menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi baik secara  lisan maupun secara tertulis. Kemampuan berbahasa Arab serta sikap positif  terhadap bahasa Arab tersebut sangat penting dalam membantu memahami sumber  ajaran Islam yaitu Al Qur'an dan Al Hadis, serta kitab-kitab berbahasa Arab yang  berkenaan dengan Islam bagi peserta didik.&lt;br /&gt;Untuk itu bahasa Arab di madrasah  dipersiapkan untuk pencapaian kompetensi dasar berbahasa, yang mencakup empat  keterampilan berbahasa yang diajarkan secara integral, yaitu menyimak, bebicara,  membaca dan menulis. Meskipun begitu, pada tingkat pendidikan dasar (elementary)  dititikberatkan pada kecakapan menyimak dan berbicara sebagai landasan  berbahasa. Pada tingkat pendidikan menengah (intermediate), keempat kecakapan  berbahasa diajarkan secara seimbang. Sedangkan pada tingkat pendidikan lanjut  (advanced) dikonsentrasikan pada kecakapan membaca dan menulis, sehingga peserta  didik diharapkan mampu mengakses berbagai referensi berbahasa  Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Tujuan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt;Mata pelajaran bahasa Arab memiliki tnjiian sebagai  berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab, baik  lisan maupun tulisan yang mencakup empat kecakapan berbahasa, yakni menyimak  (istima'), berbicara (kalam), membaca (qira'ah), dan menulis (kitabah).&lt;br /&gt;2.  Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya bahasa Arab sebagai salah satu bahasa  asing untuk menjadi alat utama belajar, khususnya dalam mengkaji sumber-sumber  ajaran Islam.&lt;br /&gt;3. Mengembangkan pemahaman tentang saling keterkaitan antara  bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala budaya. Dengan demikian peserta  didik diharapkan memiliki wawasan lintas budaya dan melibatkan diri dalam  keragaman budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Ruang Lingkup&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mata pelajaran  bahasa Arab di Madrasah Aliyah terdiri atas bahan yang berupa wacana lisan dan  tulisan berbentuk paparan atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga,  hobi, pekerjaan, remaja, kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah  Islam, wawasan Islam, wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam untuk melatih keempat  aspek kemampuan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan  menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Standar Kompetensi Lulus (SKL)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1.  Menyimak&lt;br /&gt;Memahami wacana lisan berbentuk paparan atau dialog tentang  perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja , kesehatan, fasilitas  umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, kebudayaan Islam, wawasan umum dan tokoh-  tokoh Islam&lt;br /&gt;2. Berbicara&lt;br /&gt;Mengungkapkan secara lisan dalam bentuk paparan  atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja,  kesehatan, fasilitas umum, pariwisata. Kisah-kisah Islam, kebudayaan Islam,  wawasan umum dan tokoh-tokoh Islam&lt;br /&gt;3. Membaca&lt;br /&gt;Membaca dan memahami makna  wacana tertulis paparan atau dialog tentang perkenalan, kehidupan keluarga,  hobi, pekerjaan, remaja, kesehatan, fasilitas umum, pariwisata, kisah-kisah  Islam, hari-hari besar Islam, wawasan umum dan tokoh- okoh Islam&lt;br /&gt;4.  Menulis&lt;br /&gt;Mengungkapkan secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang  perkenalan, kehidupan keluarga, hobi, pekerjaan, remaja, kesehatan, tasilitas  umum, pariwisata, kisah-kisah Islam, hari-hari besar Islam, wawasan umum dan  tokoh-tokoh Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E. Standar Kompetensi (SK) Dan Kompetensi  Dasar (KD)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelas X, Semester  1&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Memahami informasi lisan  berbentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan kehidupan  keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1.1. Mengidentifikasi  bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan  tepat&lt;br /&gt;1.2. Menangkap makna dan gagasan atau ide dari berbagai bentuk wacana  lisan secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;2. Mengungkapkan  infonnasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang perkenalan dan  kehidupan kehiarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;2.1.  Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan dengan lafal yang tepat&lt;br /&gt;2.2.  Melakukan dialog sesuai konteks dengan tepat dan  lancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membaca&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;3. Memahami wacana tulis berbentuk  paparan atau dialog tentang perkenalan dan kehidupan  keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;3.l. Melafalkan dan membaca  nyaring kata, kalimat dan wacana tulis dengan benar&lt;br /&gt;3.2. Mengidentifikasi  bentuk dan tema wacana secara tepat&lt;br /&gt;3.3.Menemukan makna dan gagasan atau ide  wacana tulis secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;4.  Mengungkapkan informasi secara tertufis berbentuk paparan atau dialog tentang  perkenalan dan kehidupan keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi  dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;4.1. Menulis kata, frasa.dan kalimat dengan benar, ejaan dan  tanda baca yang tepat&lt;br /&gt;4.2. Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara  tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang  benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterangan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tema 1 menggunakan struktur kalimat:  المبتدا و الخبر&lt;br /&gt;Tema 2 menggunakan struktur kalimat: النكرة و  المعرفة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelas X. Semester  2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5. Memahami informasi lisan berbentuk paparan atau  dialog tentang hobi dan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5.  Mengungkapkan imformasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang hobi  dan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5.1. Mengidentifikasi  bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan  tepat&lt;br /&gt;5.2. Menangkap makna dan gagasan atau ide dan berbagai bentuk wacana  lisan secara tepat&lt;br /&gt;5.3. Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan  dengan lafal yang tepat&lt;br /&gt;5.4. Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan  sesuai konteks dengan lafal yang lepat&lt;br /&gt;5.5. Melakukan dialog sesuai konteks  dengan tepat dan lancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membaca&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;7. Memahami  wacana tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang hobi dan  pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;7.1. Melafalkan atau  membaca nyaring kata, kalimat dan wacana tulis secara tepat dan benar&lt;br /&gt;7.2.  Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana secara tepat dan benar&lt;br /&gt;7.3. Menemukan  makna dan gagasan atau ide wacana tulis secara  tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;8. Mengungkapkan informasi secara  tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang hobi dan  pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;8.1. Menulis kata,  frasa,dan kalimat dengan huruf, ejaan dan tanda baca yang tepat dan  benar&lt;br /&gt;8.2. Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara tertulis dalam kalimat  dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang  benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tema 1 menggunakan struktur  kalimat : بعض حروف الجر و معانيها الكثيرة الورود&lt;br /&gt;Tema 2 menggunakan struktur  kalimat : العطف&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelas XI, Semester  1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Memahami informasi lisan berbentuk paparan atau  dialog tentang remaja dan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1.1. Mengidentifikasi  bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan  tepat&lt;br /&gt;1.2. Menangkap makna dan gagasan atau ide dan berbagai bentuk wacana  lisan secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;2. Mengungkapkan  informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang remaja dan  kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;2.1. Menyampaikan gagasan  atau pendapat secara lisan tentang remaja dengan lafal yang tepat&lt;br /&gt;2.2.  Menyampaikan gagasan atau pendapat secara lisan dengan lafal yang tepat&lt;br /&gt;2.3.  Melakukan dialog sesuai konteks dengan tepat dan  lancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membaca&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;3. Memahami wacana tulis berbentuk  paparan atau dialog tentang remaja dan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi  dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;3.1. Melafalkan dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana  tulis dengan benar&lt;br /&gt;3.2. Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana secara  tepat&lt;br /&gt;3.3. Menemukan makna dan gagasan atau ide wacana tulis secara  tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;4. Mengungkapkan informasi secara  tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang remaja dan  kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;4.1. Menulis kata,  frasa,dan kalimat dengai huruf, ejaan dan tanda baca yang tepat&lt;br /&gt;4.2.  Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara tertulis dalam kalimat dengan  menggunakan kata, frasa, dan struktur yang benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelas XI,  Semester 2&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5. Memahami informasi  lisan berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas umum dan  pariwisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5.1. Mengidentifikasi  bunyi, ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan  tepat&lt;br /&gt;5.2. Menangkap makna dan gagasan atau ide dan berbagai bentuk wacana  lisan secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;6. Mengungkapkan  informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas umum dan  pariwisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;6.1. Menyampaikan gagasan  atau pendapat secara lisan sesuai konteks dengan fatal yang tepat&lt;br /&gt;6.2.  Melakukan dialog sesuai konteks dengan tepat dan  lancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membaca&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;7. Memahami wacana tulis berbentuk  paparan atau dialog tentang fasilitas umum dan  pariwisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;7.1. Melafalkan dan  membaca nyarmg kata, kalimat dan wacana tulis secara tepat dan benar&lt;br /&gt;7.2.  Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana secara tepat dan benar&lt;br /&gt;7.3. Menemukan  makna dan gagasan atau ide wacana secara  tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;8. Mengungkapkan informasi secara  tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang fasilitas umum dan  pariwisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;8.1. Menulis kata,  frasa,dan kalimat dengan huruf, ejaan dan tanda baca yang tepat dan  benar&lt;br /&gt;8.2. Mengungkapkan gagasan atau pendapat secara tertuus dalam kalimat  dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang  benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterangan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tema-tema tersebut di atas  menggunakan struktur kalimat جملة فعلية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelas XII, Semester  1&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Memahami informasi lisan  berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan dan tokoh-tokoh  Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1.1. Mengidentifikasi bunyi,  ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;br /&gt;1.2  Menangkap makna dan gagasan atau ide dan berbagai bentuk wacana lisan secara  tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;2. Mengungkapkan informasi secara  lisan berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan dan tokoh-tokoh  Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;2.1. Menyampaikan gagasan atau  pendapat secara lisan sesuai konteks dengan lafal yang tepat&lt;br /&gt;2.2. Melakukan  dialog sesuai konteks dengan tepat dan  lancar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Membaca&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;3. Memahami wacana tulis  berbentuk paparan atau dialog tentang kebudayaan dan tokoh-tokoh  Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;3.1. Melafalkan dan membaca  nyaring kata, kalimat dan wacana tulis dengan benar&lt;br /&gt;3.2. Mengidentifikasi  bentuk dan tema wacana secara tepat dan benar&lt;br /&gt;3.3. Menemukan makna dan  gagasan atau ide wacana tulis secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;4.  Mengungkapkan informasi secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang  kebudayaan dan tokoh-tokoh Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi  dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;4.1. Menulis kata, frasa,dan kalimat dengan huruf, ejaan dan  tanda baca yang tepat dan benar&lt;br /&gt;4.2. Mengungkapkan gagasan atau pendapat  secara tertulis dalam kalimat dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang  benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelas XII Semester  2&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5. Memahami informasi lisan  berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum dan kisah-kisah  Islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;5.1. Mengidentifikasi bunyi,  ujaran (kata, frasa atau kalimat) dalam suatu konteks dengan tepat&lt;br /&gt;5.2.  Menangkap makna dan gagasan atau ide dan berbagai bentuk wacana lisan tentang  wawasan Islam secara tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;6. Mengungkapkan  informasi secara lisan berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum dan  kisah-kisah Islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;6.1. Menyampaikan  gagasan atau pendapat secara lisan sesuai konteks dengan lafal yang  tepat&lt;br /&gt;6.2. Melakukan dialog sesuai konteks dengan tepat dan  lancar&lt;br /&gt;Membaca&lt;br /&gt;7. Memahami wacana tulis berbentuk paparan atau dialog  tentang wawasan umum dan kisah-kisah Islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi  dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;7.1. Melafalkan dan membaca nyaring kata, kalimat dan wacana  tulis dengan tepat dan benar&lt;br /&gt;7.2. Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana  secara tepat dan benar&lt;br /&gt;7.3. Menemukan makna dan gagasan atau ide wacana tulis  dengan tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;8. Mengungkapkan informasi  secara tertulis berbentuk paparan atau dialog tentang wawasan umum dan  kisah-kisah Islami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi dasar&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;8.1. Menulis  kata, frasa,dan kalimat dengan huruf, ejaan dan tanda baca yang tepat dan  benar&lt;br /&gt;8.2. Mengungkapkan gagasan atan pendapat secara tertulis dalam kalimat  dengan menggunakan kata, frasa, dan struktur yang  benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterangan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tema 1 menggunakan struktur  kalimat: الفعل المضارع الامنصوب&lt;br /&gt;Tema 2 menggunakan struktur kalimat: الفعل  المضارع المجزوم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;F. Arab Pengembangan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Standar  kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan  materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan mdikator pencapaian kompetensi untuk  penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu  memperhatikan Standar Proses dan Standar  Penilaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BIDANG STUDI: BAHASA  ARAB&lt;br /&gt;(MADRASAH ALIYAH UMUM PROGRAM BAHASA)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. Latar  Belakang &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam era globalisasi, perkembangan teknologi komunikasi  yang sangat cepat menjadikan jarak bukan suatu hambatan untuk mendapatkan  informasi dari berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu bahasa asing selain  bahasa Inggris menjadi penting. Dengan demikian semakin jelas bahwa penguasaan  bahasa asing selain bahasa Inggris, dalam hal ini bahasa Arab, merupakan hal  yang sangat mendesak. Banyak informasi ilmu pengetahuan baik di bidang teknik,  ilmu-umu murni, ekonomi, psikologi maupun seni bersumber dari buku-buku  berbahasa Arab. Selain itu bahasa Arab merupakan sarana komunikasi dalam  pengembangan dunia pariwisata dan bisnis.&lt;br /&gt;Bahasa bukan hanya sebagai suatu  bidang kajian, melainkan sebagai faktor sentral dalam perkembangan intelektual,  sosial, dan emosional peserta didik. Penguasaan bahasa Arab menjadi persyaratan  penting bagi keberhasilan individu dalam menjawab tantangan zaman di era  globalisasi. Pembelajaran bahasa Arab secara formal di madrasah merupakan sarana  utama bagi peserta didik untuk menguasai bahasa Arab. Hal ini dimaksudkan agar  peserta didik dapat merespon secara proaktif berbagai perkembangan informasi,  ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;br /&gt;Melalui pembelajaran bahasa Arab dapat  dikembangan keterampilan peserta didik dalam berkomunikasi lisan dan tulisan  untuk memahami dan menyampaikan informasi, pikiran dan perasaan. Dengan demikian  mata pelajaran bahasa Arab diperlukan untuk pengembangan diri peserta didik agar  mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi warga negara yang cerdas, terampil,  dan berkepribadian Indonesia, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi,  dan budaya serta siap mengambil bagian dalam pembangunan nasional.&lt;br /&gt;Mata  pelajaran bahasa Arab merupakan suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk  mendorong, membimbing, mengembangkan, dan membina kemampuan serta menumbuhkan  sikap positif terhasap bahasa Arab baik reseptif maupun produktif. Kemampuan  reseptif yaitu kemampuan untuk memahami pembicaraan orang lain dan memahami  bacaan. Kemampuan produktif yaitu kemampuan menggunakan bahasa sebagai alat  komunikasi baik secara lisan maupun secara tertulis. Kemampuan berbahasa Arab  serta sikap positif terhadap bahasa Arab tersebut sangat penting dalam membantu  memahami sumber ajaran Islam yaitu Al Qur'an dan Al-Hadis, serta kitab-kitab  berbahasa Arab yang berkenaan dengan Islam bagi peserta didik.&lt;br /&gt;Untuk itu  bahasa Arab di madrasah dipersiapkan untuk pencapaian kompetensi dasar  berbahasa, yang mencakup empat keterampilan berbahasa yang diajarkan secara  integral, yaitu menyimak, bebicara, membaca dan menulis. Meskipun begitu, pada  tingkat pendidikan dasar (elementary) dititikberatkan pada kecakapan menyimak  dan berbicara sebagai landasan berbahasa. Pada tingkat pendidikan menengah  (intermediate), keempat kecakapan berbahasa diajarkan secara seimbang. Sedangkan  pada tingkat pendidikan lanjut (advanced) dikonsentrasikan pada kecakapan  membaca dan menulis, sehingga peserta didik diharapkan mampu mengakses berbagai  referensi berbahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Tujuan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mata pelajaran  bahasa Arab memiliki tujuan sebagai. berikut:&lt;br /&gt;Mengembangkan kemampuan  berkomunikasi dalam bahasa Arab, baik lisan maupun tulisan yang mencakup empat  kecakapan berbahasa, yakni menyimak (istima'), berbicara (kalam), membaca  (qira'ah), dan menulis (kitabah).&lt;br /&gt;Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya  bahasa Arab sebagai salah satu bahasa asing untuk menjadi alat utama belajar,  khususnya dalam mengkaji sumber-sumber ajaran Islam.&lt;br /&gt;Mengembangkan pemahaman  tentang saling keterkaitan antara bahasa dan budaya serta memperluas cakrawala  budaya. Dengan demikian peserta didik diharapkan memiliki wawasan lintas budaya  dan melibatkan diri dalam keragaman budaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;C. Ruang Lingkup&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mata pelajaran bahasa  Arab di Madrasah Aliyah terdiri atas bahan yang berupa wacana lisan dan tulisan  berbentuk paparan atau dialog tentang identitas diri, kehidupan sekolah,  kehidupan keluarga, kehidupan sehari- hari, hobi, wisata, layanan umum dan  pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Standar Kompetensi Lulus (SKL)&lt;br /&gt;1.  Menyimak&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Memahami wacana lisan berbentuk paparan atau dialog tentang  identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari,  hobi, wisata, layanan umum dan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.  Berbicara&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengungkapkan secara lisan dalam bentuk paparan atau  dialog tentang identitas din, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan  sehari-hari, hobi, wisata, layanan umum dan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.  Membaca&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Membaca dan memahami makna wacana tertulis paparan atau  dialog tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan  sehari-hari, hobi, wisata, layanan umum dan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.  Menulis&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengungkapkan secara tertulis berbentuk paparan atau dialog  tentan^ diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, t  wisata, layanan umum dan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis ulang dari : Buku Standar  Isi KTSP Depag RI, 2007&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-8981566955604217834?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/8981566955604217834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=8981566955604217834' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/8981566955604217834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/8981566955604217834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/08/bhs-arab.html' title='bhs arab'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-4211366968977112141</id><published>2009-06-16T20:17:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T20:24:03.241-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><title type='text'></title><content type='html'>Menjadi Figur Guru Ideal&lt;br /&gt;Oleh: Khaerul Khakim, SPd.I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diwajibkan untuk diikuti oleh setiap orang terutama manusia muda (baca: peserta didik). Dan salah satu faktor penunjang keberhasilan pendidikan adalah peranan pendidik (guru). Tidak jarang pembahasan tentang tugas dan peran guru menjadi bahan perbincangan yang serius ketika muncul masalah-masalah pada diri siswa di sekolah. Gurulah yang pertama ditegur, kenapa begini dan kenapa begitu sehingga harus ada problem-problem bermunculan. Di sisi lain, sangat sedikit sekali bahkan hampir tidak pernah, setiap guru teladan mendapat penghargaan dari berbagai pihak ketika guru telah menunjukkan prestasinya.&lt;br /&gt;Sebagaimana profesi lainnya, diakui atau tidak, guru juga pasti memiliki kelebihan dan kelemahan. Kekurangan guru di antara ialah 1) akademik yang kurang memadai; 2) kurang profesional; 3) kurang memahami ilmu kependidikan (pedagogik); 4) minimnya semangat belajar dan berinovasi dan berkreasi; 5) memadang sebagai profesi belaka. Ironisnya lagi, para guru lebih suka berdemo turun ke jalan, untuk menyampaikan aspirasi, menuntut ini itu, ketimbang mengemukakan ide dan gagasan melalui pena/tulisan. Memang langkah unjuk rasa semacam itu tidak salah, tapi juga bukan satu-satunya cara yang efektif dan efesien untuk menyampaikan keluhan-keluhan dan ketimpangan yang terjadi di dunia pendidikan (sekolah).&lt;br /&gt;Sebuah surat kabar lokal mengabarkan bahwa sebanyak 11 ribuan guru, hanya 0,05 persen saja yang telah melakukan pengembangan profesi dengan membuat karya ilmiah atau penelitian (Radar Pekalongan, 29/5/2009). Dilaporan harian ini pula, minat guru minim karena para guru masih terjebak dengan rutinitas mengajar yang dilakukan setiap hari di kelas. Dan pola pengajaran guru masih konvensional tanpa mencoba berkreatifitas dengan mengembangkan penelitian yang mampu meningkatkan mutu pengajarannya di kelas. Tampaknya, budaya bertutur, berceramah dan bercerita seolah mendominasi dan berurat akar di kalangan guru sehingga sulit untuk membiasakan diri dengan menulis atau meneliti secara sistematis, tak sekadar mencatat bahan ajar di kelas.  &lt;br /&gt;Melihat beberapa masalah-masalah  tersebut di atas, maka untuk mendeteksi dan menganalisa tentang keprofesionalitasan guru, agaknya perlu diketahui bagaimana sebenarnya tugas utama guru? Bagaimana kualifikasi kompetensi profesional guru? Bagaimana agar menjadi guru yang teladan dan ideal?&lt;br /&gt;Tugas Guru&lt;br /&gt;Secara garis besar tugas pokok guru (seperti dikemukakan Uzer Usman, 2002) terbadi dalam tiga bagian yakni, pertama, tugas sebagai profesi. Tugas ini meliputi mendidik, mengajar, dan melatih.  Mendidik berarti  meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan  ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan ketrampilan pada siswa Kedua, tugas guru merupakan tugas kemanusiaan. Hal ini berarti guru sebagai sebagai orang tua kedua di sekolah yang mana guru menganggap siswanya seperti anak sendiri. Dan ketiga, tugas guru di bidang kemasyarakatan. Yakni bahwa masyarakat menempatkan guru di tempat yang terhormat di lingkungannya, karena dari seorang guru masyarakat dapat memperoleh ilmu pengetahuan. Bahkan Tuhan berjanji akan mengangkat derajat orang yang berilmu dan beriman (lihat QS. 58: 11)&lt;br /&gt;Lebih jauh, tugas utama profesi guru bukan hanya cukup memahami materi yang harus disampaikan, akan tetapi juga diperlukan kemampuan dan pemahaman tentang pengetahuan dan ketrampilan lainnya, seperti psikologi perkembangan manusia (Wina Sanjaya 2000). Tugas guru lainnya adalah mempersiapkan generasi manusia yang dapat hidup dan berperan aktif di masyarakat. Juga, guru memberi support, mencari bakat, membimbing dan mengarahkan anak didiknya. Maka dari itu, pengembangan profesionalisme guru menjadi perhatian secara global, karena guru memilik tugas dan peran bukan hanya memberikan informasi-informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, melainkan juga membentuk sikap dan jiwa yang mampu bertahan dalam era hiperkomptensi (Joko Susilo, 2007).&lt;br /&gt;Dengan kata lain, pekerjaan guru bukanlah pekerjaan yang statis, tetapi pekerjaan yang dinamis yang selamanya harus sesuai dan menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, guru diharapkan mempunyai sikap ingin tahu sehingga dapat mendorong para guru untuk serius belajar, dan guru akan mendapat motivasi untuk berkembang terus menerus, seperti kegiatan membaca sehingga guru menemukan hubungan antara teks dan konteks sebuah bacaaan. Agar guru dapat memiliki jiwa inovatif dan kreatif, maka hendaknya ada pengarahan, bimbingan sedemikian rupa, karena selain sebagai pengajar guru juga termasuk manusia pembelajar. Meminjam istilah Nistain Odop (2006), ilmu tidak pernah usang, semakin kita sering belajar semakin pandai kita.&lt;br /&gt;Seperti yang kita tahu bahwa tugas dan tanggung jawab profesi guru cukup berbeda dengan profesi lainnnya. Profesi yang berbasis ilmu-ilmu keras tertentu benar-benar mengondisikan penyandang profesi itu untuk melakukan praktik-praktiknya berdasarkan teori keilmuwannya (Sudarwan Danim, 2002). Sebagai contoh, seorang fisikawan yang didukung oleh sains yang kompleks, tradisi otoritas profesional yang tercakup, dan institusi yang kuat dan berpengaruh serta kesejahteraan pribadi. Sementara guru menerima sedikit jumlah pelatihan awal yang dimasukkan dalam pekerjaan kompleks dengan sedikit bantuan formal, mempunyai sedikit prestise dan banyak mendapatkan cacian serta berada di bawah naungan institusi yang kurang berpengaruh. Dan guru dilatih menjadi spesialis untuk membantu memecahkan masalah-masalah keseharian dalam berhubungan dengan siswa.&lt;br /&gt;Pada umumnya, untuk menjadi guru teladan terutama di sekolah itu gampang-gampang susah. Sebagai contoh, ada kecenderungan di menarik di dunia persekolahan kita, guru yang dielu-elukan, dipuji dan diberi gelar sebagai guru yang baik adalah guru yang murah dalam memberi nilai dan gaul dalam arti mau terlibat langsung dengan aktivitas murid, serta menuruti semua keinginan siswa (Kompas, 10/9/2008). Padahal guru memiliki peran lain yang sangat penting yaitu dalam pembentukan karakter anak didik. Guru seyogianya juga mengajar dengan ikhlas, tidak semata-mata untuk mendapatkan upah, balasan, dan ucapan terima kasih (atau pujian) dari anak didik. Di samping itu, guru seharusnya mengajar dengan kasih saying, tidak dengan kekerasan, ejekan dan sindiran serta guru mengamalkan ilmunya dan jangan sampai perkataannya membohongi perbuatannya. Pendek kata, guru boleh keliru atau salah, tetapi tidak boleh berbohong dengan sengaja. Sebaliknya, guru harus jujur dan rendah hati serta sopan santun dalam bertutur dan bertindak.&lt;br /&gt;Kompetensi Profesional&lt;br /&gt;Guru termasuk salah satu tenaga yang profesional yang memiliki beberapa tugas tertentu. Dalam UU RI no. 2 tahun 2003 disebutkan bahwa pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas 1) merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran; 2) menilai hasil pembelajaran; 3) melaksanakan pembimbingan dan pelatihan; 4) serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. Kelihatannya tugas guru sederhana, tapi sejatinya cukup berat untuk dilaksanakan oleh sebagian guru.&lt;br /&gt;Masalah yang umum muncul sekarang adalah kelemahan utama yang ada pada guru yang berupa kurangnya di bidang pengembangan profesi Bagi guru yang telah memenuhi kualifikasi akademik saja masih banyak kesulitan atau kekurangan kemampuan dalam pengembangan profesi akademiknya maupun pengembangan profesinya (Welas Waluyo, 2007), seperti keikutsertaan lomba akademik, penyusunan buku, penulisan artikel di media cetak, dan sepeti penelitian dan pengabdian masyarakat.. Hal itu (mungkin saja) disebabkan karena kesualitan dan kemalasan pada diri pribadi guru, sikap egoisme yang berlebihan, tidak mau bertanya dan belajar. Kendala lainya karena kurang minatnya memebaca dan menulis, serta lainnya yang intinya minimnya motivasi untuk menciptakan karya ilmiah yang dapat menunjang profesi guru.&lt;br /&gt;Guru profesional dituntut sedikitnya memiliki tiga kecakapan (Wawasan, 14/12/2008) yaitu pertama, kompetensi kognitif, yang meliputi pengetahuan kependidikan dan pengetahuan mata pelajaran yang akan diajarkan guru. Kedua, kompetensi afektif yang meliputi perasaan dan emosi, yakni sikap dan perasaan diri yang berkaitan dengan profesi keguruan. Dan ketiga, kompetensi psikomotor, yang meliputi ketrampilan/kecakapan yang bersifat jasmaniah, yang pelaksaannya berhubungan dengan tugasnya selaku pengajar. Untuk diakuti sebagai bagian dari kompetensi profesional guru, ketrampilan (atau kompetensi-kompetensi) itu harus dapat dipraktekkan berulang-ulang walau bentuknya tidak sama persis tetapi sesering mungkin bukan hanya kebetulan terjadi satu kali (Wragg, 1997).&lt;br /&gt;Pada bagian lain, sebagai sebuah profesi, sudah sewajarnya guru diperlakukan secara profesional sesuai dengan hak-hak profesionalnya, termasuk kesejahteraan. Namun demikian, guru juga harus menepati kewajiban-kewajiban secara baik, penuh tanggung jawan dan profesional (Agus Mutohar, 2008). Guru juga sebagai pemimpin (manajerial) yang memimpin, mengendalikan diri, upaya mengarahkan, pengawasan, pengorganisasian, pengontrolan dan partisipasi atas program yang dilakukan (Abdul Khobir, 2007). Di sini guru dituntut untuk dapat mengatur dan mengelola situasi dan kondisi siswa (di kelas dan di sekolah) sedemikian rupa agar proses belajar balajar berjalan dengan mulus, menyenangkan sehingga pemindahan materi ilmu pengetahuan dapat ditrima dengan baik oleh peserta didik.&lt;br /&gt;Ada dua bentuk strategi keteladanan pada guru, yaitu pertama, yang disengaja dan dipolakan sehingga sasaran dan perubahan perilaku dan pemikiran anak sudah direncanakan dan ditargetkan, yaitu seorang guru sengaja memberi contoh yang baik kepada muridnya supaya dapat menirunya. Kedua, yang tidak disengaja, dalam hal ini guru terampil sebagai figur yang dapat memberikan contoh yang dalam kehidupan sehari-hari (Radar Pekalongan, 25/5/2009). Namun, pada umumnya, guru (dosen dan para ahli pendidikan) di negeri ini mengajarkan kehidupan pragmatis dan konsumtif, maka hasilnya kita menjadi orang yang sangat mengagungkan semua penyelesaian semua masalah ini dengan cara pragmatis, insant, tidak mau bersusah payah, tidak mau antri, tidak mau sesuai prosedur, bahkan beberapa hal kita sudah tidak peduli lagi dengan proses (A.Khoerudin, 2005).  Contohnya, Guru menyuguhkan soal dengan format mutiple choice (pilihan ganda) dengan alasan mudah mengoreksinya.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, guru yang teladan harus profesional dalam menjalankan segala tugasnya (utamanya) sebagai pendidik, tidak berbuat sesuatu yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku dan tentunya memiliki setidaknya empat kompetensi, yakni kompentesi pedagogik, kompetensi akademik, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian (Joko Susilo 2007). Dengan kompetensi pedadagoik, memungkinkan guru dapat menggunakan metode mangajar dan mendidik dengan benar. Kompetensi akademik yang menggambarkan seseorang memiliki kemampuan beripikir secara ilmiah. Sedangkan dengan adanya kompetensi sosial dan kepribadian, diharapkan guru memiliki jiwa sosial, peduli yang tinggi terhadap masyarkat dan juga memiliki karakter dan moral yang mulia. &lt;br /&gt;Syarat kepemilikan empat kompetensi di atas, bukanlah persoalan mudah manakala dimaknai tidak sekadar berdimensi teoretis, tetapi lebih pada dimensi praktis (Rosyidah, 2004). Kompetensi pedagogik mengharuskan guru memiliki jiwa pendidik yang mendarah daging. Artinya, nilai-nilai pendidikan tidak sekadar dihafal secara teoretis, tetapi telah menjadi bagian dari perilaku dirinya. Begitu pula dengan kompetensi kepribadian, mengisyaratkan adanya kepemilikan pribadi yang paripurna (insan kamil). Dengan demikian, diharapkan pribadi guru menjadi personifikasi nilai-nilai, bukan sekadar kamuflase, sehingga menjadi contoh nyata yang dapat diteladani siswa. Kompetensi sosial tentu bermakna lebih luas lagi. Guru dituntut mampu berperan maksimal dan ideal dalam berbagai tatanan pergaulan dengan berbagai kalangan dan variasi pandangan. Kompetensi profesional mengarah pada bidang profesi sehingga relatif mudah mengukurnya mengingat indikatornya relatif jelas, yakni diukur dari kadar kemampuan menyangkut bidang profesinya. Misalnya, guru Bahasa Inggris harus mampu membuat desain pembelajaran bahasa Inggris, mengajarkannya, mengadakan pengamatan proses, dan mengevaluasinya.&lt;br /&gt;Guru Ideal&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:ruslan_pte@yahoo.co.id"&gt; Menurut Ruslan (&lt;/a&gt;2008), ada tiga jenis tantangan utama yang harus dihadapi dan harus mampu diatasi sosok seorang pendidik dalam melaksanakan tugas kependidikannya, yakni: tantangan umum, tantangan sosial ekonomi dan tantangan profesi di lembaga pendidikan dalam menghidupi diri dan keluarganya. Untuk mengatasi ketiga tantangan tersebut tidaklah bijak jika seluruh upaya dibebankan hanya di atas pundak pendidik saja, tetapi wajib melibatkan partisipasi penuh dari pihak pemerintah, orang tua peserta didik dan masyarakat pada umumnya. Ketidakmampuan sosok seorang pendidik dalam mengatasi ketiga jenis tantangan tersebut akan mengakibatkan rendahnya kualitas lulusan dan kualitas pendidikan pada umumnya, serta menurunnya nilai-nilai peradaban bangsa di masa depan.&lt;br /&gt;Memang, dalam masalah ekonomi, seorang guru juga membutuhkan pemenhuhan kesejahteraan agar ia tidak kesulitan untuk membentuk kualitasnya sebagai seorang pengajar (Nurani Soyomukti, 2008). Bagaimana mungkin seorang guru akan membaca buku-buku dan belajar giat untuk menambah stock of knowledge jika untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup. Padahal, apabila guru mengetahui sejumlah ilmu pengetahuan yang luas, maka guru seharusnya bisa menjadi teladan bagi peserta didik, karena pada dasarnya guru adalah representasi dari sekelompok orang pada suatu komunitas atau masyarakat yang diharapkan dapat digugu dan ditiru, diikuti dan dicontoh (Hamzah B Uno, 2007).  &lt;br /&gt;Oleh karena itu, agar proses pembelajaran berhasil dan mutu pendidikan meningkatkan, maka diperlukan guru yang memahami dan menghayati profesinya, dan tentunya guru yang memiliki wawasan pengetahuan dan keterampilan sehingga membuat proses pembelajaran aktif, guru mampu menciptakan suasana pembelajaran inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Untuk menjadi guru profesional juga memerlukan pendidikan dan pelatihan serta pendidikan khusus (Isjoni, 2007). Motivasi lain yang mendorong perlunya dilakukan berbagai bentuk pendidikan dan pelatihan, karena informasi diperoleh bahwa masih banyak daerah-daerah yang belum menjadikan pendidikan dan pelatihan terhadap guru sebagai sesuatu kebutuhan mendasar. Bahkan masih ada kita mendengar guru-guru yang belum pernah sekalipun mengikuti pendidikan dan pelatihan terutama guru-guru yang bertugas di daerah marjinal atau terpencil. Banyak guru bantu dan sukarela mengabdi di sekolah dengan honor yang sangat tidak mencukupi, bahkan ada yang tidak mendapat gaji /tunjangan apapun. Karena sangat terbatasnya fasilitas-fasilitas belajar mengajar di pelosok desa, tentu saja mempengaruhi terhambatnnya pengembangan kompetensi profesional pada guru. Akan tetapi terlepas dari segala kekurangan yang ada, pengorbanan para guru di pedalaman ini pantas mendapat penghargaan khusus dari berbagai pihak.&lt;br /&gt;Ciri pokok profesional adalah apabila seorang memiiliki komitmen yang mendalam terhadap tugasnya (Martinus Yamin, 2008). Kecintaan terhadap tugas ditunjukkan dalam bentuk curahan tenaga, waktu dan pikiran serta penerapan disiplin yang baik dan kuat dalam proses pendidikan akan menghasilkan mental, watak, dan kepribadian yang kuat. Karena itu, diharapkan para lulusan lembaga pendidikan guru di masa mendatang, dapat menunjukkan dirinya sebagai guru otonom dan profesional dengan daya kreatifitas yang tinggi dalam mengelola pembelajaran, inovatif dalam bidangnyadan bidang lainnya, serta tidak hanya puas bila sudah mengajarkan bahan pelajaran (Paul Suparno dkk, 2001). Guru yang otonom berarti guru yang juga sebagai pemikir dan perancang bahan pelajaran yang kritis dan analitis serta berani mengungkapkan berbagai gagasan kreatifnya.&lt;br /&gt;Di samping itu, guru seharusnya dinamis, bersemangat untuk selalu mencari dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi, dan ketrampilan terkini yang selalu berkembang setiap hari. Dalam istlah Drost (1998) dikatakan sebagai ongoing formation, menyempatkan diri dengan penuh gairah untuk belajar terus menerus. Dan cara yang baik bukan lewat penataran, tetapi lewat membaca buku atau majalah profesional, mengikuti kursus lisan dan tertulis, mengikuti lokakarya dan seminar yang berbobot, yang mana cara-cara ini menuntut adanya semangat, ketekunan dan rasa tanggung jawab. &lt;br /&gt;Selain hal itu, guru sejatinya memiliki sejumlah kecerdasan untuk membantu menjadi tenaga profesional.  Tingkat kecerdasaan seseorang diukur dengan keintelektualan, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Seorang guru yang pada dirinya terdapat kecerdasan-kecerdasan tersebut, ia patut diberi apresiasi dengan sebutan guru yang ideal (dan profesional). Selanjutnya, karakteristik guru ideal di antaranya adalah 1) guru mampu memahami dan melaksanakan tugas dan perannya dengan baik dan benar; 2) kompetensi profesional, materi, metode, psikologi, pengembangan profesi (seperti karya ilmiah dan karya tulis);  3) guru sebagai pengajar juga sebagai pembelajar. Karena ada suatu hal yang guru tidak tahu dan dia tahu bahwa dia tidak tahu, maka dia sendiri merupakan subyek pembelajaran (E. Mulyasa, 2006). Oleh karenanya, dengan kesadaran bahwa guru tidak mengetahui sesuatu, maka dia berusaha mencarinya melalui kegitan penelitian. Dalam hal ini Paulo Friere (2001) menyatakan bahwa pendidikan yang membebaskan adalah situasi dimana guru dan siswa sama-sama harus belajar, sama memiliki subyek kognitif, selain juga sama memiliki perbedaan. 4). mengikuti proses kemajuan zaman, inovatif, kreatif, dan menggunakan alat peraga yang bervariasi. 5) memiliki spiritual yang tinggi, seperti disebutkan al-Ghazali bahwa guru hendaknya memberikan nasehat dan bimbingan kepada murid berorientasi bahwa tujuan menuntut ilmu adalah mendekatkan diri kepada Allah bukan untuk memperoleh kedudukan dan kebanggaan dunia. Waallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ Penulis adalah pemerhati masalah agama sosial dan pendidikan, pendiri brilliant collection tinggal di Pekalongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Alamat: Brilliant Collection, Jl.KH. Ahmad Dahlan IX/2 Tirto Pekalongan 51119, Hp. 085 64 69 84 158)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-4211366968977112141?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/4211366968977112141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=4211366968977112141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/4211366968977112141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/4211366968977112141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/06/menjadi-figur-guru-ideal-oleh-khaerul.html' title=''/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-6207199559355175935</id><published>2009-06-01T06:29:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T06:31:25.213-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pers'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>artikel pers</title><content type='html'>Menjadikan Pers sebagai Media (Alternatif) Dakwah&lt;br /&gt;Oleh: Khaerul Khakim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, hampir setiap orang mampu berbicara, membaca dan menulis. Namun untuk memberikan informasi atau pesan kepada orang lain dengan baik dan benar, tidaklah semua orang memahami caranya yang efektif. Karena itu, belajar untuk mempelajari, mengetahui, dan mempraktekkan teknis sederhana adalah suatu kegiatan penting, agar suatu pemikiran yang cerdas dapat disampaikan dan diterima oleh diri kita dan mereka yang membutuhkannya. Dan salah satu wadah untuk menampung gagasan, fakta dan sebagainya, maka salah satunya adalah melalui media pers. &lt;br /&gt;Media pers (baca: media cetak) merupakan salah satu media massa (komunikasi) yang bermanfaat untuk menyuguhkan informasi menarik, unik, faktual, dan aktual, yang ditujukan kepada masyarkat umum atau  pembaca. Pada insan pers terdiri dari para jurnalis, penulis, pengarang, wartawan, redaksi (manajemen pers) yang berhak menyampaikan berita, fakta, gagasan, insirasi, pemikiran, opini dan sejenisnya di media cetak (koran, tabloid, majalah, jurnal, buletin). Tentu saja format dan isi, atau lebih tepatnya pendangan, visi dan misi setiap media berbeda-beda yang berorientasi pada salah satu atau beberapa persepktif dari berbagai bidang seperti agama, pendidikan, ekonomi dan lainnya.  &lt;br /&gt;Pemberitaan dan atau argumentasi yang termuat di media cetak, ibaratnya seperti menu makanan yang sajikan kepada konsumen. Para pembaca boleh memilih informasi yang diperlukan, dan membiarkan begitu saja suguhan yang lainnya. Sementara itu, pers tidak jarang memberitakan berita yang bombastis, mengejutkan, atau tragedi luar biasa  untuk menggugah nafsu baca pada khalayak, seperti berita seputar kriminalitas dan bencana alam. Akibatnya, fungsi pers sebagai sarana edukatif terkesan agak merosot dan menipis.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, agar pers tetap eksis dan kehadirannya sangat dibutuhkan secara positif, maka alangkah baik pula apabila isi media cetak dibumbui dengan sentuhan dakwah, ajakan berbuat kebaikan. Untuk mendeteksi apakah ada korelasi positif antara fungsi pers dan aktivitas dakwah, perlu kiranya mengupas hal-hal yang berkenaan dengan permasalahan tersebut. Apa sesungguhnya fungsi dan peran pers? Bagaimana memaknai dakwah dalam konteks kekinian? Bagaimana strategi berdakwah melalui media cetak?&lt;br /&gt;Fungsi pers&lt;br /&gt;Definisi pers yaitu, suatu lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang menjalankan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh,memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar serta data grafik maupun dalam bentuk lainnya  dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan jenis saluran yang tersedia. Dimana pers saat ini tidak hanya terbatas pada media cetak maupun media elektronik tetapi juga telah merambah keberbagai medium informasi seperti internet.&lt;br /&gt;Di antara fungsi utama pers adalah: pertama, menginformasikan (to inform). Munculnya jurnalistik adalah karena adanya informasi (berita) yang hendak disampaikan oleh pihak tertentu kepada khalayak masyarakat dengan cara teratur. Khalayak memerlukan pers untuk mendapatkan informasi di muka bumi ini: mengenai peristiwa yang terjadi, gagasan atau pikiran orang lain, apa yang dikatakan oang lain, dan sebagainya. Kedua, mendidik (to educate). Fungsi pendidikan dari pers tak kalah penting, karena pada dasarnya manusia membutuhkan berbagai tuntunan dan pelajaran dalam hidupnya. Pers diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik bagi pengembangan kepribadian manusia. Sebagai sarana pendidikan massa (mass education), pers memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan sehingga khalayak pembaca bertambah pengetahuannya. Fungsi mendidik ini dapat secara implisit dalam bentuk berita, juga dapat secara eksplisit dalam bentuk artikel atau tajuk rencana. Kadang cerita bersambung atau berita bergambar juga mengandung aspek pendidikan.&lt;br /&gt;Ketiga, menghibur (to entertain). Fungsi hiburan juga cukup penting, karena manusia membutuhkan hiburan di sela-sela kehidupannya yang serba serius. Pers menceritakan kisah-kisah dunia dengan hidup dan menarik, terkadang diselingi dengan humor yang segar. Tujuan hiburan biasanya juga untuk mengimbangi berita berat (hard news) dan artikel-artikel berbobot. Hiburan dapat ditampilkan dengan berita ringan, pemuatan cerita, teka-teki, karikatur, dan sebagainya. Keempat, mempengaruhi (to influence). Fungsi mempengaruhi dari pers secara implisit terdapat pada berita sedangkan secara eksplisit terdapat pada tajuk rencana dan artikel. Fungsi mempengaruhi khusus dalam bidang perniagaan terdapat pada iklan-iklan atau display suatu produk. Karena fungsi pers mempengaruhi ini menyebabkan pers memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Kelima, memberikan respon social (control social). Fungsi ini merupakan fungsi yang paling banyak disinggung dalam setiap perbincangan mengenai pers. Hal ini disebabkan kehidupan manusia tak pernah mencapai kondisi ideal seperti yang dicita-citakan setiap agama maupun ideologi. Hidup kita dikelilingi oleh ketidakadilan, penyimpangan nilai-nilai moral, kejahatan yang makin brutal, penindasan, dan sebagainya. Di sinilah pers ikut menjalankan peran untuk saling mengingatkan sesama manusia.&lt;br /&gt;Keenam, penghubung (mediasi). Di sini pers sebagai media atau instrumen yang berfungsi menjembatani antara kenyataan dengan pengalaman individu masyarakat. Fungsi mediasi tersebut dalam perjalanan justru menunjukkan peran media sebagai sumber informasi yang diyakini memiliki banyak kelebihan (menurut Quail yang dikutip oleh Muchamad Yuliyanto, 2005) di antaranya: (1) media mampu menjangkau lebih banyak orang daripada intitusi lainnya, hal ini terbukti dengan daya jangkau media elektronik maupun cetak akhir-akhir ini yang hampir mampu mengkover wilayah geografis mana pun. (2); kegiatan media (yang ditunjukkan dengan format dan isi) selalu berhubungan dengan publik atau menciptakan privacy seseorang seolah telah menjadi milik publik meski terkadang amat melanggar hak pribadi seseorang, sebagaimana tayangan infotainment, berita selebritis, belakangan ini; (3) media sebagai jaringan interaktif yang menghubungkan pengirim dengan penerima beserta umpan baliknya; (4) media sebagai pembawa atau pengantar informasi yang amat dibutuhkan masyarakat.&lt;br /&gt;Selain fungsi tersebut di atas, pers juga dianggap mempunyai fungsi ekonomi, yaitu melayani sistem ekonomi melalui iklan. Dengan menggunakan iklan, penawaran akan berjalan dari tangan ke tangan dan barang produksi dapat terjual. (Hikmat Kusumaningrat: 2007). Di pihak lain Toto Djuroto (2004) bahwa pers juga dikatakan sebagai lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang pengumpulan dan penyebaran informasi yang mempunyai misi ikut mencerdaskan masyarakat, menegakkan keadilan dan memberantas keadilan. Dijelaskan pula, pers harus mempunyai jiwa dan semangat untuk menjalin kesetiakawan, bantu membantu, saling melakukan kontrol untuk kemajuan bersama. Dengan kata lain, dalam lingkup luas, pers sewajarnya ikut serta dalam pembangunan nasional tanah airnya. Secara kritis Surjomiharjo (2004) menambahkan, “Tugas pers nasional tidak hanya memberi penerangan kepada para pembaca tentang kejadian-kejadian setiap hari di sekitar kita, menjukkan arti beberapa fakta, mendidik pembacanya, tetapi juga untuk memperhatikan dan menunjukkan kebobrokan dan kekurangan dalam masyarakat.”&lt;br /&gt;Dalam dunia pers, biasanya tersedia ruang khusus yang berisi artikel atau opini. Artikel diartikan sebagai sebuah karangan faktual (nonfiksi) tentang suatu masalah secara lengkap, yang panjangnya tak tentu, untuk dimuat di surat kabar, majalah, buletin, dan sejenisnya. Tujuan dibuatnya tulisan tersebut untuk menyampaikan gagasan dan fakta guna meyakinkan, mendidik, menawarkan pemecahan suatu masalah, atau menghibur.&lt;br /&gt;Secara garis besar, motivasi menulis artikel (dan sejenisnya) didasari atas motivasi internal dan eksternal (Nurudin, 2005).  Motivasi internal berupa antara lain: menuangkan ide, gagasan, pikiran, ilmu pengetahuan; sebagai tugas suci (seperti tugas ulama, cendekiawan, ilmuwan, dai); rasa syukur atas kemampuan akal dan  tanggung jawab sosial. Mengenai wujud syukur ini, Herry Tjahjono (2009) menyatakan bahwa menjalankan sebaik-baiknya apa yang ada di tangan adalah ‘ibadah’ paling bernilai (bentuk rasa syukur paling kongret), yang bukan hanya berguna bagi kita, tetapi juga bagi manusia lain yang terkait dengan kita.&lt;br /&gt;Sedangkan motivasi eksternal seperti mendapat penghasilan; mencari popularitas; karena tuntutan karir (bagi profesi seperti pegawai negeri, pejabat, pendidik). Selain motivasi, perlu juga mengetahui secara teknis  ciri-ciri umum tulisan artikel, yang di antaranya adalah (a). lugas, langsung menuju persoalan; (b). objektif dan cermat; (c). logis, jelas dan padat; (d). memperhatikan bahasa baku; (e). terbuka dan tidak egois; (f). tidak menyudutkan/membela salah satu individu atau kalompok.&lt;br /&gt;Terlepas dari segala aturan-aturan tentang penulisan artikel, pencarian solusi dari suatu masalah merupakan hal lebih penting. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudirman Tebba (2005), yang menyatakan, “Penulisan artikel pada akhirnya tidak ditentukan tekniknya, tetapi lebih pada pengusaan masalah. Masalah yang ditulis akan dikuasai kalau biasanya membaca sebanyak-banyaknya. Karena sumber tulisan terutama berasal dari bacaan yang kemudian digabungkan dengan pengalaman empiris”. Jadi, singkatnya, siapapun dan dari latar belakang apapun, kita bisa memberikan ide-ide yang cerdas melalui media tulisan, yang mungkin bermanfaat untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media dakwah&lt;br /&gt;Dakwah adalah suatu kegiatan ajakan baik dalam bentuk lisan, tulisan, tingkah laku dan sebagainya yang dilakukan secara sadar dan berencana dalam usaha mempengaruhi orang lain secara individual maupun secara kelompok agar supaya timbul dalam dirinya suatu pengertian, kesadaran, sikap penghayatan, serta pengamalan terhadap ajaran agama sehingga pesan yang disampaikan kepadanya dengan tanpa adanya unsur paksaan.&lt;br /&gt;Media (jenis) dakwah berupa: pertama, dakwah dengan lisan: (pidato, ceramah, kuliah, bimbingan) atau disebut juga Dakwah Ammah. Dakwah lisan merupakan jenis dakwah yang dilakukan oleh seseorang dengan media lisan yang ditujukan kepada orang banyak dengan maksud menanamkan pengaruh kepada mereka. Media yang dipakai biasanya berbentuk khotbah (pidato). Dakwah ini kalau ditinjau dari segi subyeknya, ada yang dilakukan oleh perorangan dan ada yang dilakukan oleh organisasi tertentu yang berkecimpung dalam soal-soal dakwah.&lt;br /&gt;Kedua, dakwah dengan tulisan. Memasuki zaman global seperti saat sekarang ini, pola dakwah melalui tulisan baik dengan menerbitkan kitab-kitab, buku, majalah, internet, koran, dan tulisan-tulisan yang mengandung pesan dakwah sangat penting dan efektif. Keuntungan lain dari dakwah model ini tidak menjadi musnah meskipun sang dai, atau penulisnya sudah wafat. Ketiga, dakwah dengan akhlak, perbuatan, teladan. (Dakwah bil-Haal). Dakwah melalui adalah dakwah yang mengedepankan perbuatan nyata. Hal ini dimaksudkan agar si penerima dakwah  mengikuti jejak dan hal ikhwal si Da’i (juru dakwah). Dakwah jenis ini mempunyai pengaruh yang besar pada diri penerima dakwah.&lt;br /&gt;Adapun teknik pendekatan yang bisa dilakukan dalam dakwah adalah pertama, persuasif/motivatif,  yakni bahwa diharapkan juru dakwah menyampaikan dakwah dengan cara yang arif atau bijak, yaitu melakukan pendekatan sedemikian rupa sehingga pihak obyek dakwah mampu melaksanakan dakwah atas kemauannya sendiri, tidak merasa ada paksaan, tekanan maupun konflik. Dengan semacam ini dikatakan sebagai dakwah bi al-hikmah dimana yang menggunakan suatu metode pendekatan komunikasi dakwah yang dilakukan atas dasar persuasif.&lt;br /&gt;Kedua, pendekatan konsultatif. Biasanya dakwah dengan lisan sering dilakukan secara monolog,  yakni penyampaian informasi atau pesan dakwah melalui lisan (ceramah atau komunikasi langsung antara subyek dan obyek dakwah) di tempat ibadah, tempat pengajian agama. Namun, dalam pendekatan konsultatif, di sini ada semacam tanya jawab atau dialog interaktif tentang masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari. Maka pada pendekatan ini, dakwah cocok diadakan di forum kajian yang disampaikan menyangkut masalah ibadah praktis, yang mana konteks sajiannyaterprogram dan disampaikan dengan metode dialog dengan hadirin (audience) secara langsung, atau tak langsung lewat media massa. Ketiga, pendekatan partisipatif. Pendekatan ini menuntut pemberi dakwah untuk memberikan teladan, contoh yang baik kepada si penerima dakwah, sehingga tingkah laku dan ucapan dan pesan bijak ditiru oleh pendengar.&lt;br /&gt;Ruang Lingkup kegiatan dakwah yaitu memberikan bimbingan kearah pembinaan yang bersifat akidah, ibadah, akhlak, dan muamalah, seperti tauhid, sholat, zakat, puasa, pengetahuan agama.juga memberikan bimbingan ke arah pembinaan yang bersifat amaliah yang meliputi bidang-bidang ekonomi, pendidikan, rumah tangga, social, kesehatan, politik. (Kayo, 2007). Menurut Mas’udi (2003) dakwah disebut juga amar ma’ruf  nahi munkar, yang merupakan kewajiban setiap mukmin dimana saja, kapan saja yang objeknya adalah segi-segi kehidupan yang kita hadapi dalam segala dimensinya: politik, sosial, budaya, dan keagamaan. Sedangkan esensi dakwah merupakan aktivitas dan upaya untuk mengubah manusia baik individu maupun masyarakat dari situasi yang tidak baik kepada situasi yang lebih baik. (M. Munir, 2006).&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman; “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah dengan cara yang baik…”. (QS.An Nahl: 125). Dalam ayat ini dapat ditemukan metode-motode yakni, pertama, dakwah ditujukan kepada jalan Allah, bukan kepada jalan hidup yang lain; kedua, dakwah dilakukan dengan bijak (hikmah), melihat mempertimbangkan kondisi penerima dakwah; ketiga, dakwah harus  dilakukan dengan nasehat atau pengajaran yang baik; keempat, dakwah bisa juga dengan menggunakan metode diskusi dan bertukar pikiran; kelima, dai tidak boleh berputus asa dan harus berlapang dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Alternatif&lt;br /&gt;Dalam dunia tulis menulis artikel dan sejenisnya seyogyanya perlu ditanamkan motivasi dari dalam diri sendiri dan luar diri individu. Diperlukan juga melahirkan ide, pengetahuan, pengalaman, serta ketrampilan teknik penulisan untuk menciptakan tulisan berkualitas dan pesan dari penulis dapat diterima dengan jelas oleh pembaca umum. Dan penting juga untuk mengetahui karakter media cetak yang diyakini mau memuat tulisan (artikel). Penulisan di media dimaksudkan agar pesan dari penulis bisa dipahami dengan jelas oleh penerima pesan, dan dapat pula di simpan pesan tersebut karena mungkin sewaktu-waktu dipelukan kembali. &lt;br /&gt;Manfaat penyampaian informasi dengan tulisan tentu berbeda dengan model ceramah (ucapan) langsung. Lihat misalnya, ketika pidato seorang ustadz (guru agama) di masjid hanya bisa didengarkan oleh puluhan atau ratusan orang, maka dengan sentuhan ilmu jurnalistik (baca: menulis di media cetak), ceramah ahli agama bisa disebarluaskan kepada ribuan bahkan jutaan orang di luar masjid. Untuk itu, keterampilan jurnalistik yang harus dimiliki, utamanya adalah kemampuan menulis berita (news), keterampilan men-transkript ceramah dan mengubahnya menjadi sebuah tulisan atau berita, menulis dan mengirimkan siaran pers (press release), serta mengelola buletin dakwah.&lt;br /&gt;Namun demikian, dakwah melalui media cetak, kini seolah dianggap sudah ketinggalan zaman, informasi terlambat, tidak cepat. Menyangkut hal itu, Bhayu Subrata (2008) menjelaskan bahwa dakwah yang baik adalah yang mampu menyesuaikan dengan kondisi zaman (up to date). Maka penggunaan media (alat/instrument) dalam berdakwah juga terus mengalami perubahan. Selalu ada variasi dalam hal media dakwah. Zaman terus berganti, seiring dengan kemajuan pemikiran manusia, maka para da’i (pemberi dakwah) pun cepat beradaptasi. Mulai di alam nyata sampai alam maya. Mulai media cetak seperti buletin, koran, tabloid, dan buku dsb, hingga radio, televisi bahkan situs internet. Memang salah satu alasan penggunaan media adalah supaya dakwah ini lebih mudah diterima, lebih cepat sampai ke masyarakat.&lt;br /&gt;Agaknya dakwah lewat dunia maya sedang marak akhir-akhir ini. Dakwah melalui jaringan internet sangat efektif dan potensial dengan berbagai alasan, diantaranya (1) mampu menembus batas ruang dan waktu dalam sekejap dengan biaya dan energi yang relatif terjangkau. (2)  pengguna jasa internet setiap tahunnya meningkat drastis, ini berarti berpengaruh pula pada jumlah penyerap misi dakwah. (3) para pakar dan ulama yang berada di balik media dakwah via internet bisa lebih konsentrasi dalam menyikapi setiap wacana dan peristiwa yang menuntut status hukum syar’i. (4) dakwah melalui internet sudah menjadi salah satu pilihan masyarakat. Berbagai situs dapat dipilih materi dakwah yang disukai. (5) cara penyampaian yang variatif telah membuat dakwah via internet bisa menjangkau segmen yang luas.&lt;br /&gt;Seorang muslim dapat memanfaatkan internet dan menggunakannya untuk kepentingan agama dengan melakukan hal-hal seperti berikut ini: (1) mengakses inforrmasi terkini berupa berita, fatwa, dan di segala bidang keagamaan, kemudian menyebarkannya untuk memberi motivasi kepada orang lain untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan hina; (2) menyelenggarakan forum-forum diskusi keagamaan. Hal ini sudah dibuktikan memiliki dampak yang sangat efektif; (3) memotivasi para pengguna internet untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dan RasulNya.&lt;br /&gt;Apakah dakwah hanya disampaikan oleh ahli agama saja? Jika dakwah itu secara sederhana dimaksudkan sebagai usaha seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar mampu melakukan perubahan, baik pikiran, perasaan, sikap maupun perilakunya, maka apapun bentuk kegiatannya, termasuk menulis, seorang kolumnis pun bisa disebut da’i. Melalui karya tulisnya, seorang penulis akan berusaha mempengaruhi para pembacanya sehingga mampu menyentuh audien dalam jumlah yang bisa melebihi para pendengar ceramah akbar sekalipun. (Muhtadi, 2008). Ringkasnya, para penulis juga sebetulnya selalu terlibat dalam kegiatan dakwah. Bahkan usia dakwah tulisan akan jauh lebih panjang dibanding dakwah lisan.&lt;br /&gt;Dijelaskan Muhtadi (2008) ada beberapa kelebihan media tulis jika dibandingkan dengan media lisan, termasuk dalam kegiatan berdakwah. Salah satunya adalah bahwa media tulis umumnya memiliki struktur paparan yang lebih rapih dibanding media lisan. Pesan-pesan yang dirangkai dalam tulisan dapat dirumuskan secara lebih hati-hati, sehingga jika sewaktu-waktu penulis melakukan kesalahan pada saat menulis, ia dapat memperbaikinya sebelum dibaca oleh pembaca. Tulisan juga kini dapat menjadi alternatif pemecahan ketika masyarakat sudah tidak mampu lagi meluangkan waktu untuk menghadiri pengajian, mengikuti dakwah-dakwah Islam yang disampaikan dalam bentuk ceramah lisan di masjid-masjid.&lt;br /&gt;Sementara itu, di kalangan perguruan tinggi, para mahasiswa Muslim dapat menjadikan Pers Kampus sebagai media dakwah, tepatnya media dakwah dengan pena atau tulisan (da’wah bil qolam). Untuk menjadikannya sebagai media dakwah, maka visi dan misi yang diemban pengelola Pers Kampus hendaknya jurnalistik Islami. Jurnalistik Islami adalah dapat dirumuskan sebagai suatu proses meliput, mengolah, dan menyebarluaskan berbagai peristiwa dengan muatan nilai-nilai Islam, khususnya yang menyangkut agama dan umat Islam, serta berbagai pandangan dengan perspektif ajaran Islam kepada khalayak melalui media massa.&lt;br /&gt;Setidaknya ada beberapa peran media massa sebagai media dakwah (Romli, 2005), yaitu: pertama, sebagai Pendidik, yaitu melaksanakan fungsi edukasi yang Islami. Ia harus lebih menguasai ajaran Islam daru rata-rata khalayak pembaca. Lewat media massa, ia mendidik umat Islam agar melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Kedua, Sebagai Pelurus Informasi. Setidaknya ada tiga hal yang harus diluruskan oleh para jurnalis Muslim. (1) informasi tentang ajaran dan umat Islam. (2) informasi tentang karya-karya atau prestasi umat Islam. (3) lebih dari itu jurnalis Muslim dituntut mampu menggali –melakukan investigative reporting– tentang kondisi umat Islam di berbagai penjuru dunia.&lt;br /&gt;Ketiga, sebagai Pemersatu, yaitu harus mampu menjadi jembatan yang mempersatukan umat Islam. Oleh karena itu, kode etik jurnalistik yang berupa impartiality (tidak memihak pada golongan tertentu dan menyajikan dua sisi dari setiap informasi harus ditegakkan. Keempat, sebagai Pejuang, yaitu pejuang-pembela Islam. Melalui media massa, jurnalis Muslim berusaha keras membentuk pendapat umum yang mendorong penegakkan nilai-nilai Islam, menyemarakkan syiar Islam dan mempromosikan citra Islam yang positif. &lt;br /&gt;Dari uraian di atas ada poin-poin penting mengenai hubungan yang akrab antara media pers dan aktivitas dakwah. yakni, pertama, pers yang baik adalah apabila ia dapat berfungsi memberi informasi layak, benar, dan mendidik. Sedangkan dakwah yang bertujuan mengajak melakukan /mengerjakan kebaikan sesuai aturan agama, dapat dilakukan dimana saja dan dan kapan saja, serta oleh siapa saja (tak terbatas pada ahli agama) sesuai kemampuan dan pengetahuannya. Bahkan orang bijak berkata, “Tidak penting seberapa banyak yang kita tahu, yang penting adalah seberapa banyak yang kita lakukan (dan kita ajarkan) dari apa yang kita tahu.” Kedua, dakwah melalui tulisan (baca: media cetak), para juru dakwah --atau lebih tepatnya para penulis-- tidak menggunakan lisan atau ucapan untuk menyampaikan berbagai pesan, gagasan, informasi, pengetahuan, penerangan, bimbingan dan semacamnya kepada penerima pesan. Akan tetapi si pemberi pesan menggoreskan penanya di atas lembaran kertas lalu di publikasi di media untuk disebarkan kepada pembaca yang budiman.&lt;br /&gt;Ketiga, apapun motivasi menulis atau berdakwah lewat pers, yang terpenting ialah para penulis (atau juru dakwah) dapat mengungkapkan segala sesuatunya dengan jelas, tertulis, sistematis, teratur dan bijak sehingga diharapkan pesan dapat diterima dengan baik. Keempat, para pembaca (penerima pesan) yang telah mengetahui pesan dan informasi dari media cetak, berhak untuk memilih dan memutuskan untuk mengikuti atau tidak mengikuti saran atau pendapat dari penulis. Ringkasnya, tidak ada paksaan dalam ajakan berbuat kebajikan dan mencegah kejahatan/keburukan. Dan kelima, ada beberapa ruang khusus yang disediakan untuk berdakwah dan menyampaikan opini di media cetak, seperti surat pembaca, tajuk rencana, wacana, opini, kolom berita, ruang konsultasi dan sejenisnya. Waallahua’lam.   &lt;br /&gt;*) penulis adalah pemerhati masalah pendidikan, agama, dan social, pendiri Brilliant Collection, tinggal di Pekalongan, brilliantcollection@yahoo.com. (Alamat: Jl. KH. Ahmad Dahlan IX/2 Tirto Pekalongan , Hp. 085 64 69 84 158,).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi&lt;br /&gt;Abdurrahman Mas’udi, Menuju Paradigma Islam Humanis, Yogyakarta: Gama Media, 2003.&lt;br /&gt;ASM. Romli, Jurnalistik Dakwah (Rosda 2004),&lt;br /&gt;bayubarata.blogspot.com&lt;br /&gt;HM.Arifin, Psikologi Dakwah: Suatu Pengantar Studi.Jakarta: Bumi Aksara, 2000.&lt;br /&gt;Hikmat Kusumaningrat, Jurnalistik Teori dan Praktek, Bandung: Rosdakarya: 2007&lt;br /&gt;M.Munir, Manajemen Dakwah.Jakarta: Kencana, 2006.&lt;br /&gt;Munir, Manajemen Dakwah, Jakarta: Kencana, 2006&lt;br /&gt;Nurudin, Menulis Artikel Itu Gampang. Semarang: Effhar, 2005.&lt;br /&gt;Paryati Sudarman, Menulis di Media Massa.Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.&lt;br /&gt;RB Khatib Pahlawan Kayo, Manajemen Dakwah, Jakarta: AMZAH, 2007&lt;br /&gt;Suara merdeka,Selasa, 11 Oktober 2005&lt;br /&gt;Sudirman Tebba, Jurnalistik Baru. Ciputat: Kalam Indonesia, 2005.&lt;br /&gt;Toto Djuroto, Manajemen Penerbitan Pers. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004&lt;br /&gt;Totok Djuroto, Manajemen Penerbitan Pers. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004.&lt;br /&gt;Wisnu Martha, Menyoal Komunikasi Memperdayakan Masyarakat. Yogyakarta: FISIPOL UGM, 2006.&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.penulislepas.com/"&gt;www.penulislepas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;www.romeltea.com&lt;br /&gt;www.syafiiakrom.com&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.witantra.wordpress.com/"&gt;www.witantra.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Abdurrachman Surjomiharjo, dkk, Beberapa Segi Perkembangan Sejarah Pers di Indonesia (2004). Kompas, Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-6207199559355175935?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/6207199559355175935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=6207199559355175935' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6207199559355175935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6207199559355175935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/06/artikel-pers.html' title='artikel pers'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-8683602141417686625</id><published>2009-05-12T07:19:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T07:22:33.998-07:00</updated><title type='text'>profil brilliant library</title><content type='html'>BRILLIANT COLLECTION&lt;br /&gt;Jl. KH. AHMAD DAHLAN IX/2 TIRTO PEKALONGAN JAWA TENGAH 51119&lt;br /&gt;Hp. 085 64 69 84 158 email : &lt;a href="mailto:brilliantcollection@yahoo.com"&gt;brilliantcollection@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal               :   Permohonan Bantuan Dana/Koleksi&lt;br /&gt;Lamp.          :   3 Lembar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth.&lt;br /&gt;……………………….&lt;br /&gt;……………………….&lt;br /&gt;…………………………&lt;br /&gt;Di  Tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka untuk meningkatkan dan mengembangkan budaya membaca bagi masyarakat Pekalongan, maka kami selaku pengelola Brilliant Collection bermaksud mengajukan permohonan bantuan dana/koleksi buku dan sejenisnya kepada pihak-pihak yang peduli terhadap perkembangan di bidang pendidikan nonformal di sekitar kami. &lt;br /&gt;Kami berupaya memajukan Perpustakaan masyarakat yang bernama Brilliant Collection ynag beralamat di Jl. KH. Ahmad Dahlan IX/2 Tirto Pekalongan Barat. Namun kami merasa bahwa usaha yang kami lakukan jauh dari sempurna. Karena itu dukungan dan saran yang positif sangat kami harapkan demi kemajuan perpustakaan yang sedang kami kelola.&lt;br /&gt;Demikian surat permohonan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan atas perhatian dan pertimbangannya kami ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                        Pekalongan, ……………………..2009&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;                  Pengelola,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                Khaerul Khakim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROFIL BRILLIANT COLLECTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.           Latar Belakang&lt;br /&gt;Pada mulanya kegiatan mengumpulkan buku, majalah dan lain-lain, dimaksudkan untuk koleksi pribadi dan keluarga saja. Kami menggunakan buku bacaan sebagai pelengkap buku pelajaran di sekolah dan referensi untuk tugas pekuliahan, serta bahan bacaan untuk menambah wawasan pengetahuan dan informasi aktual dan faktual.&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan, hingga tidak terasa koleksi yag kami simpan sejak tahun 1992 sampai 2008 telah bertumpuk di lemari tanpa perawatan yang rapi dan teratur. Ketika ada waktu luang kami menyempatkan diri untuk menata koleksi kami.&lt;br /&gt;Kemudian kami berpikir bahwa masyarakat tentunya membutuhkan informasi dan pengetahuan yang dianggap penting dan bermanfaat. Sementara di sekitar kami belum ada sukarelawan yang mendirikan perpustakaan atau taman bacaan yang bisa melayani untuk masyarakat umum.&lt;br /&gt;Karena itu, muncullah ide untuk membantu masyarakat agar tercipta kebiasaan membaca tanpa menemui kesulitan dalam mencari sumber-sumber yang diperlukan. Dan dengan segala keterbatasan, kami memutuskan untuk mendirikan perpustakaan masyarakat bernama Brilliant Collection pada 20 Agustus 2008.&lt;br /&gt;Meski demikian, perjuangan masih terus berlanjut guna mengembangkan perpustakaan agar kelak bisa bermanfaat khususnya bagi kami pribadi dan masyarakat sekitar. Selanjutnya, dengan tangan terbuka kami menerima saran dan kritik serta dukungan yang konstuktif dari berbagai pihak, baik personal, instansi pemerintah dan maupun instansi swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.        Visi dan Misi&lt;br /&gt;Visi :&lt;br /&gt;Menggugah hati nurani masyarakat agar supaya tertanam minat dan budaya membaca untuk memperoleh informasi dan pengetahuan serta ketrampilan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;Misi :&lt;br /&gt;1.      Mewujudkan terciptanya semangat mencari dan menggali ilmu pengetahuan terkini.&lt;br /&gt;2.      Menjadi wadah atau sarana untuk menampung dan mengembangkan kreativitas masyarakat.&lt;br /&gt;3.      Membantu membuka wawasan mengenai perkembangan informasi, komunikasidan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.     Kegiatan&lt;br /&gt;1.      Mengadakan layanan perpustakaan kepada masyarakat sekitar/umum.&lt;br /&gt;2.      Mengadakan kegiatan kelompok belajar (study club) bagi para pelajar.&lt;br /&gt;3.      Mewadahi kegiatan diskusi (meeting) dalam kelompok skala kecil.&lt;br /&gt;4.      Mengadakan pendidikan dan pelatihan di bidang teknologi dan informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.      Keanggotaan&lt;br /&gt;1.      Masyarakat umum yang berdomisili di Kota Pekalongan dan sekitarnya.&lt;br /&gt;2.      Syarat-syarat :&lt;br /&gt;a.       Mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran yang tersedia, dilampiri foto copy identitas diri yang masih berlaku.&lt;br /&gt;b.      Menyerahkan pas foto berwarna/hitam putih 2 lembar ukuran 3 x 4&lt;br /&gt;c.       Membayar uang pendaftaran&lt;br /&gt;d.      Masa aktif 2 bulan, dan dapat diperpanjang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V.         Layanan&lt;br /&gt;a.       Jam layanan&lt;br /&gt;Senin – Kamis              :   09.00 – 14.00 WIB&lt;br /&gt;Jum’at – Minggu           :   libur/tutup&lt;br /&gt;Alamat                         :   Jl. KH. Ahmad Dahlan IX/2 Tirto Pekalongan 51119&lt;br /&gt;b.      Anggota dapat meminjam 2 buku selama 7 hari, selebihnya dikenakan denda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI.      Koleksi&lt;br /&gt;Koleksi Brilliant Collection terdiri dari :&lt;br /&gt;a.       Koleksi buku bacaan dan cerita&lt;br /&gt;b.      Koleksi majalah, surat kabar dan makalah&lt;br /&gt;c.       Koleksi kreasi pribadi&lt;br /&gt;Jumlah koleksi yang tersedia adalah sekitar 300 eksemplar dengan kategori koleksi agama, umum, kitab, buku/bahan kuliah dan sekolah, bahasa asing, dan komputer serta fiksi, majalah, surat kabar, dan koleksi pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ESTIMASI DANA PENGEMBANGAN&lt;br /&gt;BRILLIANT COLLECTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;DESKRIPSI/RINCIAN&lt;br /&gt;PERKIRAAN BIAYA&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Sewa tempat ukuran 5 x 6 m selama 1 tahun&lt;br /&gt;Rp.   2.000.000,-&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Rak buku ukuran 2 x 2 m sebanyak 3 buah&lt;br /&gt;Rp.   2.000.000,-&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Koleksi buku dll sebanyak 500 buah @ Rp. 20.000,-&lt;br /&gt;Rp. 10.000.000,-&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Peralatan kantor (komputer, meja, kursi, dll)&lt;br /&gt;Rp.   3.000.000,-&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Operasional, promosi 1 tahun&lt;br /&gt;Rp.   3.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah&lt;br /&gt;Rp. 20.000.000,-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-8683602141417686625?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/8683602141417686625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=8683602141417686625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/8683602141417686625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/8683602141417686625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/profil-brilliant-library.html' title='profil brilliant library'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-3081920930870553179</id><published>2009-05-11T23:27:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T23:28:24.805-07:00</updated><title type='text'>majalah islam</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah TARBAWI &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jln.Pramuka Jati. No.430 A, Jakarta Pusat, 10440. Telp: 021-3153003&lt;br /&gt;PO BOX 1013 JKT 13010 E-mail: tarbawi@yahoo.com&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah SABILI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl.Cipinang Cempedak III/11A, Polonia, Jakarta Timur 13340. Telp.021-8515513 / Website: www.sabili.co.id / Email: redaksi@sabili.co.id&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah PERCIKAN IMAN &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl. Paledang No.25 Karapitan – Bandung.  Telp. (022) 4232972.&lt;br /&gt;/ email: redaksi@percikan-iman.com&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah AL-IMAN &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl.Cipinang Baru Bunder.No.3&lt;br /&gt;Jakarta Timur. Telp. 0214722375.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah AL-Wa’ie&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Hizbu Tahrir Indonesia&lt;br /&gt;Gedung Anakida Lt.4 Jl.Prof.Soepomo 27 Tebet Jakarta Selatan. Telp. 0218353254/ email:al-waie@al-islam.or.id&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah Cahaya Sufi &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alamat Redaksi: Jl.Bekasi Timur IV No.15 Jatinegara, Jakarta Timur&lt;br /&gt;Telp.021-70767305/ email: suficenter@sufinews.com&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah HIDAYAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alamat Redaksi: Kota Wisata Cibubur, Senkom Amsterdam, Blok H/I.&lt;br /&gt;Jl.Tansyogi KM.06 Cibubur.Kode pos 16968/ Telp.021-84935417.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah ALKISAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alamat Redaksi: Jalan Salemba Tengah 58, Jakarta 10440&lt;br /&gt;Telp: 021-2306188 / email: redaksi_alkisah@yahoo.com&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Majalah AS-Sunnah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alamat Redaksi: Jl.Solo Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo, Solo 57183. Telp.0271-5891016 / email:assunnah@ponpesimambhukhari.or.id&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Majalah UMMI &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alamat Redaksi: Jl.Mede No.42 A Utan Kayu Jakarta Timur 13120&lt;br /&gt;Telp. 021-8193241 / Email:ummi@ummigroup.co.id&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tabloid Suara Islam &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alamat Redaksi: Jl. Utan Kayu Raya No.88 Jakarta Timur&lt;br /&gt;Telp: 021-8563313. Website: www.suara-islam.com / Email: redaksi@suara-islam.com&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Buku-Buku Islami &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Gema Insani&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kantor Pusat: Gedung GIP Depok Jl. Ir. H. Juanda – Depok 16418&lt;br /&gt;Telp.: 7708891, 7708892, 7708893, Fax.: 7708894 http://www.gemainsani.co.id, Email: gipnet@indosat.net.id / Gedung GIP Kalibata: Jl. Kalibata Utara II No.84 Jakarta 12740 Telp.: (021)798 4391, 7984392, 7988 593, Fax.: (021) 798 4388&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MUMTAZA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl. Pakis 38 Cemani Baru Po.Box 319 Solo Telp/Fax. (0271) 708 5234, 720 455&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pustaka Al-Kautsar &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl. Cipinang Muara Raya No.63 Jakarta Timur 13420&lt;br /&gt;Telp: 021-8507590 website: www.kautsar.co.id  Email: redaksi@kautsar.co.id&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Al-i’tishom Cahaya Umat &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl.Pemuda III No.10, Rawamangun Jakarta Timur&lt;br /&gt;Tlp: 021 4702683-84 Website: www.al-itishom.co.id&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Zikrul Hakim &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl.Waru No.20 B Rawamangun Jakarta Timur 13220&lt;br /&gt;Telp.(021) 475 4428  Website: www.zikrulhakim.com Email: redaksi_zikrul@yahoo.co.id&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ziyad Visi Media &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jl.Duku II No.12 Jajar Laweyan Surakarta 57144&lt;br /&gt;Telp: 0271-727027&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;Penerbit buku:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;&lt;strong&gt;Darus Sunnah &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;Jl. Otista III No.29 B Rt/Rw.001 / 05 Jatinegara – Jakarta 13340&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;Telp: (021) 8506377 / email: &lt;a href="mailto:penerbit@darus-sunnah.com"&gt;penerbit@darus-sunnah.com&lt;/a&gt; / website: &lt;a href="http://www.darus-sunnah.com/"&gt;www.darus-sunnah.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;Penerbit:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;&lt;strong&gt;Kalam Aulia Mediatama &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;Bumi Jatiwaringin Blok E No.8 Pondok Gede Bekasi 17411&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;Telp/Fax: 021 8463074 / hp.08156276264&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0pt 0pt 1pt;"&gt;email:kalamaulia@yahoo.co.id&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-3081920930870553179?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/3081920930870553179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=3081920930870553179' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/3081920930870553179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/3081920930870553179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/majalah-islam.html' title='majalah islam'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-2115331957028385533</id><published>2009-05-11T23:26:00.001-07:00</published><updated>2009-05-11T23:26:40.190-07:00</updated><title type='text'>alamat penerbit2</title><content type='html'>Alamat Penerbit Buku&lt;br /&gt;Buat kamu-kamu yang suka banget buat novel atau yang lainnya yang mau dbuat buku ... kamu bisa mencoba ajukan karyamu ke penerbit-penerbit buku, siapa tau karya kamu memang layak untuk dibukukan... berikut ini beberapa alamat penerbit yang mungkin dapat sedikit membantu pencarian kamu selama ini unuk mengirim karyamu itu.... he3 SEMANGAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Absolut&lt;br /&gt;Jl. Ibu Ruswo 10,&lt;br /&gt;Yogyakarta 55121&lt;br /&gt;Telp : (0274) 372039&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adicita Group&lt;br /&gt;Jl. Sisingamangaraja no. 27&lt;br /&gt;style="font-family: \";font-size:15;\";"Yogyakarta 55153&lt;br /&gt;Telp : (0274) 377067, 379250&lt;br /&gt;akn@adicita.net&lt;br /&gt;www.adicita.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKOER&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Jl. Kemang Raya No. 1&lt;br /&gt;style="font-family: \";font-size:15;\";"Jakarta 12730&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alvabet&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Ciputat Mas Plaza Blok B/AD&lt;br /&gt;Jl.Ir.H.Juanda No 5A&lt;br /&gt;Ciputat Jakarta Selatan 15411&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi&lt;br /&gt;Jl. Beo 38-40 Yogyakarta&lt;br /&gt;55281&lt;br /&gt;Telp : (0274) 561881&lt;br /&gt;Faks : (0274) 588282&lt;br /&gt;penerbitan@andipublisher.com&lt;br /&gt;frans@andipublisher.com&lt;br /&gt;www.andipublisher.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUMI AKSARA&lt;br /&gt;Jl. Aren III NO. 25&lt;br /&gt;Rawamangun - style="font-family: \";font-size:15;\";"Jakarta Timur&lt;br /&gt;13220&lt;br /&gt;Telp : (021) 47865686, 4895803&lt;br /&gt;info@bumiaksara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dastan Books&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Jl. Batu Ampar III No. 14&lt;br /&gt;Condet, Jakarta Timur 13520&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djambatan&lt;br /&gt;Pogung Baru B/13&lt;br /&gt;Yogyakarta&lt;br /&gt;Telp : (0274) 544168&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ELEX MEDIA KOMPUTINDO&lt;br /&gt;Jl. Palmerah Selatan no. 22&lt;br /&gt;10270&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embun Publishing&lt;br /&gt;Jl. Benda Atas no. 37 B, Cilandak Timur, Jakarta&lt;br /&gt;Selatan 12560&lt;br /&gt;Telp : (021) 78844983, 7800402&lt;br /&gt;Faks : (021) 7800634&lt;br /&gt;redaksi@embunpublishing.com&lt;br /&gt;embun_publishing@link.net.id&lt;br /&gt;www.embunpublishing.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAGAS MEDIA&lt;br /&gt;Jl. H. Montong no. 57, Ciganjur&lt;br /&gt;Jagakarsa, Jakarta Selatan&lt;br /&gt;12630&lt;br /&gt;Telp : (021) 7888 3030 Ext. 213, 214, 216&lt;br /&gt;Faks : (021) 727 0996&lt;br /&gt;redaksigagasmedia@gmail.com&lt;br /&gt;redaksi@gagasmedia.net&lt;br /&gt;www.gagasmedia.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganeca Exact&lt;br /&gt;Kompleks Satuan Rudal TNI AU,&lt;br /&gt;Jl. Raya Hankam, Jati Rahayu, Pondok Gede&lt;br /&gt;Jakarta Timur 17414&lt;br /&gt;Telp : (021) 84973048 ( hunting )&lt;br /&gt;Faks : (021) 84973102&lt;br /&gt;penerbit@ganeca-exact.com&lt;br /&gt;www.ganeca-exact.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gema Insani&lt;br /&gt;Jl. Ir. H. Juanda, Depok dan&lt;br /&gt;Jl. Kalibata Utara II NO.84&lt;br /&gt;Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;up. Redaksi Fiksi&lt;br /&gt;Gedung Gramedia lantai 3&lt;br /&gt;Jl. Palmerah Barat 33-37&lt;br /&gt;style="font-family: \";font-size:15;\";"Jakarta 10270&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grasindo&lt;br /&gt;Up. Redaksi Fiksi&lt;br /&gt;Jl. Palmerah Selatan 22-28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta 10270&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah (Mizan)&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Gedung MP Book Point&lt;br /&gt;Jl. Puri Mutiara Raya No. 72&lt;br /&gt;Jakarta 12410&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahati&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Plaza Karinda B1.17&lt;br /&gt;Jln. Karang Tengah&lt;br /&gt;Jakarta Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Pressindo&lt;br /&gt;Jl. Irian Jaya D-24 Perum&lt;br /&gt;Nogotirto Elok II,&lt;br /&gt;Yogyakarta 55292&lt;br /&gt;Telp : (0274) 7103084&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menara&lt;br /&gt;Jl. Chairil Anwar Ruko&lt;br /&gt;Kalimas no C 28&lt;br /&gt;Bekasi Timur&lt;br /&gt;Telp : (021)88355343&lt;br /&gt;Faks : (021)88355342&lt;br /&gt;[/size]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Primatama&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Jl. Beruang Raya 28A&lt;br /&gt;Kampung Peladen Pondok Bintaro&lt;br /&gt;Ciputat 15225&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pustaka Zahra&lt;br /&gt;Jl. Batu Ampar III No. 14&lt;br /&gt;Condet, Jakarta Timur 13520&lt;br /&gt;redaksi@pustakazahra.com&lt;br /&gt;novel@pustakazahra.com&lt;br /&gt;komik@pustakazahra.com&lt;br /&gt;dastan@pustakazahra.com&lt;br /&gt;www.pustakazahra.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QANITA&lt;br /&gt;PT. Mizan Pustaka&lt;br /&gt;Jl. Yodkali No. 16, Bandung&lt;br /&gt;40124&lt;br /&gt;Telp : (022) 7200931&lt;br /&gt;Faks : (022) 7207038&lt;br /&gt;qanita@mizan.com&lt;br /&gt;www.mizan.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resist Book&lt;br /&gt;Jl. Magelang KM 5 Gang&lt;br /&gt;Bima No. 39, Kutuh Dukuh&lt;br /&gt;Sleman, Yogyakarta 55284&lt;br /&gt;Telp : (0274) 580439&lt;br /&gt;Faks : (0274) 580439&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serambi&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Jl. Kemang Timur Raya no. 16&lt;br /&gt;Jakarta 12730&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ufuk Press&lt;br /&gt;up. Redaksi Novel&lt;br /&gt;Jl. Warga No. 23 A Pejaten Barat&lt;br /&gt;Ps. Minggu - Jakarta Selatan 12510&lt;br /&gt;Diposkan oleh Riki Permana di 02:47  &lt;br /&gt;Label: alamat penerbit buku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-2115331957028385533?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/2115331957028385533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=2115331957028385533' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/2115331957028385533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/2115331957028385533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/alamat-penerbit2.html' title='alamat penerbit2'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-6701939531028712862</id><published>2009-05-11T23:20:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T23:21:21.401-07:00</updated><title type='text'>fungsi jurnalistik</title><content type='html'>Fungsi Jurnalistik&lt;br /&gt;Acta Diurna sebagai produk Jurnalistik pertama di dunia pada masa Romawi Kuno ketika Kaisar Julius Caesar berkuasa isinya hanya berisi hal-hal yang sifatnya informatif saja.&lt;br /&gt;Perkembangan selanjutnya karena pers dapat menghasilkan produk massal dan jangkauan massa yang menyeluruh serta serempak maka sering dipergunakan kaum idealis untuk melakukan social control hingga akhirnya pers bukan hanya bersifat informatif semata tetapi juga bersifat persuasif.&lt;br /&gt;Pers bukan hanya menyiarkan informasi, tetapi juga membujuk dan mengajak khalayak untuk mengambil sikap tertentu, agar berbuat sesuatu atau untuk tidak melakukan sesuatu. Bentuk jurnalistik atau pers yang bersifat persuasif antara lain adalah tajuk rencana (editorial) dan pelaporan selidik (investigative reporting).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian tersebut, maka fungsi pers dapat dijelaskan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Fungsi menyiarkan informasi. Khalayak memerlukan pers untuk mendapatkan informasi di muka bumi ini : mengenai peristiwa yang terjadi, gagasan atau pikiran orang lain, apa yang dikatakan oang lain, dan sebagainya.&lt;br /&gt;• Fungsi mendidik.Sebagai sarana pendidikan massa (mass education), pers memuat tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan sehingga khalayak pembaca bertambah pengetahuannya. Fungsi mendidik ini dapat secara implisit dalam bentuk berita, juga dapat secara eksplisit dalam bentuk artikel atau tajuk rencana. Kadang cerita bersambung atau berita bergambar juga mengandung aspek pendidikan.&lt;br /&gt;• Fungsi Menghibur. Tujuan hiburan biasanya juga untuk mengimbangi berita berat (hard news) dan artikel-artikel berbobot. Hiburan dapat ditampilkan dengan berita ringan, pemuatan cerita, teka-teki, karikatur, dan sebagainya.&lt;br /&gt;• Fungsi Mempengaruhi. Fungsi mempengaruhi dari pers secara implisit terdapat pada berita sedangkan secara eksplisit terdapat pada tajuk rencana dan artikel. Fungsi mempengaruhi khusus dalam bidang perniagaan terdapat pada iklan-iklan atau display suatu produk. Karena fungsi pers mempengaruhi ini menyebabkan pers memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Sehingga pada masanya Napoleon pernah berkata bahwa ia lebih takut oleh empat surat kabar dari pada seratus serdadu dengan sangkur terhunus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-6701939531028712862?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/6701939531028712862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=6701939531028712862' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6701939531028712862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6701939531028712862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/fungsi-jurnalistik.html' title='fungsi jurnalistik'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-6504615662276931444</id><published>2009-05-11T23:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T23:20:11.020-07:00</updated><title type='text'>daftar penerbit</title><content type='html'>ALAMAT PENERBIT BUKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Media Pressindo&lt;br /&gt;adalah perusahaan penerbitan dengan 8 lini penerbitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Pressindo : untuk buku populer, umum, sejarah, bisnis ekonomi, dan sebagainya&lt;br /&gt;Narasi : untuk buku kebudayaan, novel atau cerita, peristiwa sejarah dan biografi&lt;br /&gt;Pustaka Widyatama : Buku penunjang pendidikan&lt;br /&gt;Pustaka Yustisia : Buku perundang-undanga dan seputar hukum&lt;br /&gt;Sketsa : Buku islam dan novel islam&lt;br /&gt;Delphi Publisher : buku-buku esoteris dan metaphisik&lt;br /&gt;Milestone : buku psikotes dan kecerdasan&lt;br /&gt;Cakarawala : psikologi Populer dan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kami juga sedang mengembangkan ke wilayah buku-buku komputer dan teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya kami masih sangat terbuka dan tidak membatasi tema buku tertentu. Semua jenis buku memiliki kemungkinan tergantung prospek pasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda tertarik, atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan menghubungi saya secara langsung atau melalui telp. atau email :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. Ahmad Jalidu&lt;br /&gt;Kantor Redaksi Media Pressindo&lt;br /&gt;Jl. Irian jaya D-24 Perum Nogotirto Elok II,&lt;br /&gt;Yogyakarta 55292&lt;br /&gt;0274-7103084&lt;br /&gt;08175486266&lt;br /&gt;narasi@...&lt;br /&gt;ahmadjalidu@...&lt;br /&gt;masjali@...&lt;br /&gt;FS : kilurahsemar@...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit HikmaH (PT Mizan Publika)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya naskah fiksi/non-fiksi untuk anak dan remaja?&lt;br /&gt;Kenapa tidak coba terbitkan di HikmaH?&lt;br /&gt;Antar lansung atau kirim via pos ke:&lt;br /&gt;Penerbit HikmaH (PT Mizan Publika)&lt;br /&gt;Gedung MP Book Point&lt;br /&gt;Jln. Puri Mutiara Raya No. 72 Cipete Jakarta Selatan 12410&lt;br /&gt;Telp. (021) 75915762-63 Faks. (021) 7513190&lt;br /&gt;beranda@cbn.net.id&lt;br /&gt;http://berandahikmah.multiply.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GEMA INSANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl.Ir. H. Juanda, Depok dan&lt;br /&gt;Jl. Kalibata Utara II No. 84 Jakarta&lt;br /&gt;kantor perwakilan di Bandung, Jogjakarta, dan Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRODUK-PRODUK GEMAINSANI&lt;br /&gt;1. Buku-buku Islam untuk umum&lt;br /&gt;2. Buku-buku Remaja&lt;br /&gt;3. Buku-buku Anak islam&lt;br /&gt;4. Buku-buku Wanita Keluarga&lt;br /&gt;5. Produk Penunjang Multimedia (Kaset, VCD) dan Non Multimedia ( Buku Tulis, Kalender, Poster ).&lt;br /&gt;6. Buletin Marwa dan Berita Buku Baru (B-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Hikmah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah Publishing House&lt;br /&gt;Jalan Puri Mutiara Raya No. 72&lt;br /&gt;Jeruk Purut, Cipete, Jakarta Selatan 12410&lt;br /&gt;Telp. (021) 75915762-63&lt;br /&gt;Faks. (021) 7513190&lt;br /&gt;http://penerbithikmah.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Menara Bekasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menerbitkan buku-buku keagamaan islam, tp dalam penertian luas. silahkan kirimkan outline naskah anda. terimaksih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. Taufik Damas.&lt;br /&gt;Pimpinan Penerbit Menara.&lt;br /&gt;Alamatnya: Jl. Chairil Anwar, Ruko Kalimas No: C 28&lt;br /&gt;Bekasi Timur&lt;br /&gt;Tlp: 021-88355343 Fax: 021-88355342&lt;br /&gt;Hp. 08176605302.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit Restu Agung&lt;br /&gt;Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Telp : (021) 3157176&lt;br /&gt;Up. Suparno&lt;br /&gt;email : www.restuagung@ yahoo.co. id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resist Book&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengiriman Naskah&lt;br /&gt;Resist Book tertarik pada karya-karya baru penulis lokal. Tema naskah buku radikal yang menjadi perhatian utama kami adalah gerakan perlawanan,? pendidikan, politik, ideologi, globalisasi berikut dampaknya, Ornop serta isu yang diusungnya, riset advokasi, dan pengalaman pengorganisasian masyarakat dan pengalaman aktivis gerakan. Naskah buku komik yang mendukung perlawanan demi perubahan sosial memperoleh perhatian khusus. Kami memiliki minat pada gaya tulis yang radikal, progresif, dan bahkan provokatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penawaran naskah buku baru dilakukan melalui pengiriman proposal ke:&lt;br /&gt;Bagian Penerbitan Resist Book&lt;br /&gt;Jl. Magelang km 5 Gang Bima No. 39&lt;br /&gt;Kutu Dukuh Sleman Yogyakarta, 55284&lt;br /&gt;Telp./Faks. 274-580439, SMS 7422761&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap proposal berisi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Surat penawaran naskah buku baru. Termasuk di dalamnya penjelasan mengenai relevansi naskah buku dengan pembaca kami.&lt;br /&gt;   2. CV Penulis. Termasuk di dalamnya daftar tulisan yang pernah diterbitkan, dalam bentuk apapun.&lt;br /&gt;   3. Ringkasan naskah&lt;br /&gt;   4. Daftar isi naskah&lt;br /&gt;   5. Satu atau lebih bab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan mengontak Anda dalam 3 minggu sejak naskah buku kami terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit ANDI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit ANDI memberikan royalti sebagai berikut:&lt;br /&gt;Besar royalti standar adalah 10%. Bagi penulis yang baru pertama kali memasukkan terbitannya ke Penerbit ANDI, berhak mendapat 10% dengan perhitungan:&lt;br /&gt;10% x harga jual x oplah (potong pajak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengirimkan softcopy naskah dengan cara:&lt;br /&gt;Lewat pos/paket ditujukan ke:&lt;br /&gt;Penerbit ANDI&lt;br /&gt;Jl. Beo 38-40 Yogyakarta 55281&lt;br /&gt;Telp (0274) 561881; Fax (0274) 588282&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau datang langsung ke kantor Penerbit ANDI dan menemui bagian penerbitan ANDI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat email (Maksimal 1 Mb):&lt;br /&gt;penerbitan@andipublisher.com, edi@andipublisher.com, atau frans@andipublisher.com Format Naskah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format Naskah Siap Cetak&lt;br /&gt;Format pengaturan naskah dapat menggunakan Template yang disediakan oleh Penerbit Andi. Format ini merupakan Template standar yang dapat disesuaikan dengan naskah yang sedang ditulis. Anda dapat meminta Template tersebut melalui e-mail, atau datang langsung ke Penerbit ANDI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format naskah standar siap cetak, adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jenis huruf untuk teks isi: Bookman Old Style, New Century School Book atau Times New Roman 10/11 point.&lt;br /&gt;    * Judul bab (Heading 1): font sama dengan teks isi, ukurannya diatur sedemikian rupa agar tampak menonjol dan serasi dengan ukuran 20 pt.&lt;br /&gt;    * Judul sub-bab (Heading 2): font sama dengan teks, 18 point, capital, bold.&lt;br /&gt;    * Judul sub-sub-bab (Heading 3): font sama dengan teks, 10 point, capital underline&lt;br /&gt;    * Header dan Footer: menggunakan font yang berbeda, dapat divariasikan dalam style huruf bold atau italic.&lt;br /&gt;    * Footnote : Font sama, 8 point; dapat menggunakan font lain yang serasi.&lt;br /&gt;    * Alignment : Justified&lt;br /&gt;    * Spacing : Before – 0, After – 0,6&lt;br /&gt;    * Line Spacing : Single&lt;br /&gt;    * Gambar-gambar tangkapan (capture) layar sebaiknya menggunakan format jpg. Gambar sebaiknya dikirimkan dalam file tersendiri yang di kumpulkan dalam sebuah folder gambar dan dilakukan link terhadap naskah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pustaka Zahra&lt;br /&gt;Jl. Batu Ampar III No. 14 Condet&lt;br /&gt;Jakarta Timur 13520&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email pengajuan naskah:&lt;br /&gt;redaksi@pustakazahra.com (Pustaka Zahra)àbuku-buku keislaman&lt;br /&gt;novel@pustakazahra.com (Zahra Novel)ànovel islami&lt;br /&gt;komik@pustakazahra.com (Zahra Komik)àkomik islami&lt;br /&gt;dastan@pustakazahra.com (Dastan Books)ànovel umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embun Publishing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor Pusat:&lt;br /&gt;Jl. Benda Atas No. 37 B, Cilandak Timur&lt;br /&gt;Jakarta Selatan 12560&lt;br /&gt;Telp. 021 – 78844983, 7800402,&lt;br /&gt;Flexi 021 70762735&lt;br /&gt;Fax. 021 7800634&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.embunpublishing.com&lt;br /&gt;email: redaksi@embunpublishing.com; embun_publishing@link.net.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan Jawa Tengah:&lt;br /&gt;Perumahan Griaya Arteri Baru No. 5&lt;br /&gt;Jl. Tlogo Mukti Selatan&lt;br /&gt;Tlogo Sari Kulon Pandurungan&lt;br /&gt;Semarang 50196&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perwakilan Jawa Timur:&lt;br /&gt;Jl. Sultan Iskandar Muda No. 43&lt;br /&gt;Surabaya 60151&lt;br /&gt;Telp. 031 – 3552662 (Hunting)&lt;br /&gt;Fax. 031 – 2556641&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-6504615662276931444?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/6504615662276931444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=6504615662276931444' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6504615662276931444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6504615662276931444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/daftar-penerbit.html' title='daftar penerbit'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-848279185796221870</id><published>2009-05-10T00:39:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T00:42:19.332-07:00</updated><title type='text'>artikel motivasi</title><content type='html'>Saatnya menjadi raja di negeri kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akir ini diberitakan di media local bahwa PHK (pemutusan hubungan kerja) massal terjadi pada sejumlah perusahaan swasta di daerah Pekalongan dan sekitar. Penyebabnya, secara umm diduga karena permintaan barang (order) menurut sementra persediaan barang masih menumpuk sehingga tidak memungkinkan memproduksi lagi. Mimpi buruk dan pahit itu mengakibatkan mantan karyawan resah, bingung, pusing, trauma, pesimis dan pikiran kalut karena peristiwa yang tidak dinginkan dan tidak dibayangkan itu datang secara tiba-tiba tanpa diketahui jauh hari sebelumnya.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana nasib ratusan para pekerja itu selanjutnya setelah muncul musibah kecil, di’pulangkan dengan terpaksa’ dari tempat ia menggantungkan hidupnya? Adalah tidak bijaksana rasanya apabila perusahaan/pabrik dituntut begini dan begitu. Justru seharusnya ucapan terima kasih layak diperoleh oleh pihak manejemen karena, bagaimanapun juga, pihaknya telah memberi kepercayaan kepada para pegawai dan stafnya untuk berkarya di tempatnya selama beberapa waktu. Pun perusahaan tentunya menunjukkan perhatian yang besar pula kepada para bawahannya dengan memehuhi hak-hak semua buruh, sepeti gaji, insentif dan jaminan sosial. Bahkan, meskipun para karyawan harus dikurangi, pihak perusahaan masih berbaik hati dengan memberikan pesangon sepantasnya kepada pagawai yang ‘diluluskan’ tersebut.&lt;br /&gt;Kemungkinan besar, orang-orang yang terkena PHK masih mengharapkan akan dipanggil kerja kembali. Sebagian lainnya memikirkan ini dan itu dalam rangka mencari penghasilan tetap atau lebih. Namun, terkadang kebingungan dan kecemasan mendominasi mereka sehingga langkah mereka terhambat karena ketakutannya. Seperti seorang pelajar atau mahasiswa yang baru lulus belajar, begitu juga karyawan termasuk ‘fresh graduate’ dari tempat bekerja. Maka, hal pertama yang sering dikerjakannya adalah melamar kerja sebanyak-banyak, barangkali mendapat beruntungan, berkerja sesuai yang diminatinya. Namun impian dan harapan berprofesi pegawai tidak kunjung tiba juga.&lt;br /&gt;Peluang&lt;br /&gt;Seseorang yang berpikir besar dan selangkah lebih maju, dirinya akan merancang sesuatu yang kelak dapat diwujudkan secara riil ketika ia sedang bekerja di suatu tempat milik orang lain. Dengan kata lain, pada saat kita harus mengabdikan diri di perusahaan, seyogianya kita mengganggap tempat tersebut sebagai ‘the real univesitas bisnis’. Sebagaimana pesan Robert T  Kiyosaki yang menganjurkan, apabila kita harus bekerja, maka bekerja itu untuk (tujuan/alat) belajar, bukan (semata-mata) untuk meraup uang. Artinya, kita apapun yang posisi dipegang dan tugas yang dikerjakan oleh seorang pegawai, sebaiknya semua itu digunakan sebagai sarana untuk mempelajari segala sesuatu yang berkenaaan dengan bisnis atau pekerjaan tertentu di dalam sebuah perusaahaan. Sedangkan gaji dan sejenisnya itu merupakan sebuah imbalan atas kinerja yang dilakukannya dengan semestinya dan sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;Setiap karyawan dan staf yang mampu mengetahui, mengamati, memahami dan menyelesaikan  job description masing-masing dengan rapi serta memiliki naluri bisnis dibenaknya, dapat diprediksikan suatu hari nanti mereka bisa mendirikan usaha milik sendiri berbekal ‘mencuri’ ilmu pengetahuan di tempatnya bekerja. Dengan  begitu, pada waktu terjadi sebuah musibah kecil, diberhentikan sebagai karyawan, maka mereka yang telah siap pengetahuan dan ketrampilan akan bersikap tenang dan berpikir positif. Sementara mereka yang tidak sempat berpikir dan belajar tentang ilmu manajemen dan lainnya di perusahaan, bisa menjadi pusing bahkan frustasi karena ia tidak tahu apa yang selanjutnya mesti dilakukannya.&lt;br /&gt;Di sisi lain, pihak perusahaan yang bijaksana, seharusnya memikirkan dan mengupayakan jalan keluarnya untuk mereka yang diistirahatkan sebagai pekerja di tempatnya, seperti memberikan rekomendasi kepada pihak perusahaan atau instansi lain swasta maupun negeri, agar orang-orang tersebut dapat ditugaskan di tempat-tempat itu. Tambahan pula, instansi yang terkait dengan masalah social --semisal dinas tenaga kerja dan dinas sosial— diharapkan tanggap, sigap dan segera mengambil langkah-langkah kongrit untuk mengatasi problema yang terjadi di lingkungan masyarakat sekitarnya. Misalnya dengan menerangkan pembinaan, penyuluahan tenntang pendidikan dan pelatihan kewirausahaan serta manajemen bisnis atau usaha. Hal itu dinilai perlu dan penting untuk diketahui dan praktikkan oleh para pencari kerja dan atau pemilik usaha sehingga akan muncul banyak usahawan-usahawan baru.&lt;br /&gt;Meski demikian, menggantungkan pihak lain saja belumlah cukup untuk dapat membuat seseorang yang berjiwa mandiri. Ada beberapa unsur utama yang sebaiknya dimiliki oleh para wirasawasta dan pengusaha pemula yang dapat menciptkan kebebasan financial, meraih profit sebanyak-banyaknya. Sebagaimana dikatakan Herny Ford, kemananan financial bersumber dari pengetahuan, pengalaman dan kemampuan. Akan tetapi, kebanyakan orang mengira modal uang dikatakan sebagian modal pertama dan utama untuk menjalankan bisnis sendiri. Anggapan semacam itulah yang menjadikan kekhawatiran dan keraguan bagi mereka yang sedang akan merintis suatu usaha, dikarenakan financial tipis sekali.&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, sumber ide, gagasan, pengetahuan, pengalaman dan keahlian atau ketrampilan, lalu didukung dengan keuangan yang cukup, maka sebuah bisnis dapat didirikan segera sesuai dengan planning (rencana). Selain itu, sikap dan karakteristik positip entrepenur juga perlu ditumbuhkan untuk mendukung lancarnya usaha yang dikelola, sehingga kemungkinan besar kesuksesan dapat digapai secepat mungkin. Tiada kata terlambat untuk belajar dan memulai hal yang baik. Karena itu, setiap wirausaha baru dianjurkan tidak malu untuk menambah pengetahuan tentang bidang yang digeluti, dengan membaca buku, kisah orang sukses, menghadiri seminar dan pelatihan bisnis atau usaha, serta berkonsultasi langsung dengan orang yang ahli bidang khusus.&lt;br /&gt;Tampaknya ungkapan dari Reza M Syarif dalam dalam Going to be The Richest patut dihayati. Dikatakanya bahwa menjadi raja di negeri kecil selalu lebih baik dibandingkan menjadi budak di negeri yang besar. Maka dari itu, percaya atau tidak percaya, pasti ada peluang emas di balik pemberhentian kerja. Asalkan ada tekad dan kemauan keras serta pikiran optimis untuk meraih kesuksesan dengan menciptakan pekerjaan sendiri menggunakan berbagai kemampuan yang dimikiki setiap diri seseorang. Kalau PHK menghampiri, ya enjoy dan tersenyum saja!@&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Khaerul Khakim, pemerhati pendidikan, social dan agama tinggal di Pekalongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Alamat : Jl. KH. Ahmad Dahlan IX/2 Tirto Pekalongan, HP. 085 64 69 84 158)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-848279185796221870?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/848279185796221870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=848279185796221870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/848279185796221870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/848279185796221870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/artikel-motivasi.html' title='artikel motivasi'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-6044157285965001223</id><published>2009-05-10T00:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T00:37:16.749-07:00</updated><title type='text'>proposal bisnis</title><content type='html'>PROPOSAL&lt;br /&gt;USAHA RENTAL KOMPUTER “BRILLIANT COMP”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAMBARAN UMUM&lt;br /&gt;Dasar dari pembukaan usaha rental computer di daerah kami, didasarkan pada jumlah dan pertumbuhan yang semakin besar di samping bertambahnya sarana pendidikan, pusat pembelanjaan dan kantor-kantor swasta/negeri, serta sarana-sarana umum/sosial. Keadaan ini menyebabkan besarnya permintaan dan kebutuhan terhadap jasa/pelayanan rental (persewaan) dan pengetikan computer untuk membantu mereka dalam memperlancar tugas-tugasnya. Peluang inilah yang kami bidik sehingga segera kami rintis dan mencoba mengembangkan usaha di bidang jasa computer yang bernama Brilliant Comp.&lt;br /&gt;Pada awalnya, Brilliant Comp berdiri pada tahun 2004 dengan peralatan 1 unit kompter second dan 1 unit printer baru serta beberapa alat/bahan baku pendukung lainnya. Namun, karena sangat minimnya modal/fasilitas (alat kerja) dan kurangnya sumber daya manusia serta sedikitnya pengetahuan tentang manajemen (dan kewirausahaan), maka beberapa bulan kemudian usaha ini harus ditutup. &lt;br /&gt;Kini kami berencana untuk membuka kembali dan mengembangkan usaha rental computer dengan bantuan berbagai pihak sehingga diharapkan usaha kami dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan perencaan. Dan kami pun bisa melayani pelanggan dengan cepat dan tepat serta memuaskan. Dengan demikian, secara otomatis kami dapat memperoleh laba/profit yang besar pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOKASI USAHA&lt;br /&gt;Lokasi Brilliant Comp bertempat di Jl. KH. Ahmad Dahlan IX/2 Kelurahan Tirto Kec. Pekalongan Barat Kota Pekalongan, dengan pertimbangan:&lt;br /&gt;Lokasi cukup strategis yakni terletak di jalan yang menghubungkan desa/ kelurahan lain.&lt;br /&gt;Di sekitar lokasi belum ada usaha yang sejenis sehingga memungkinkan menjaring pelanggan yang sebanyak-banyaknya dan meminimalisir persaingan dengan usaha yang sama.&lt;br /&gt;Di seputar lokasi terdapat beberapa bangunan sekolah, perumahaan penduduk, dan tempat-umum umum seperti (masjid, organisasi masyarakat, dan instansi). Hal tersebut memungkinkan calon pelanggan (terdiri dari pelajar dan umum) menjadi pelanggan tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIAYA INVESTASI&lt;br /&gt;No&lt;br /&gt;Jenis barang&lt;br /&gt;Jumlah&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Sewa tempat pertahun&lt;br /&gt;Rp. 1.500.000&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;3 unit computer &lt;br /&gt;Rp. 4.500.000&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;1 unit printer&lt;br /&gt;Rp. 700.000&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Meja dan kursi @1 buah&lt;br /&gt;Rp. 250.000&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Peralatan/kantor&lt;br /&gt;Rp. 350.000&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Modal kerja 1 bulan&lt;br /&gt;Rp. 1.800.000&lt;br /&gt;Jumlah total&lt;br /&gt;Rp. 9.100.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIAYA OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN&lt;br /&gt;NO&lt;br /&gt;JENIS BARANG/KEPERLUAN&lt;br /&gt;JUMLAH&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Biaya perawatan&lt;br /&gt;Rp. 200.000&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Listrik dan telepon&lt;br /&gt;Rp. 300.000&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Biaya bahan baku &lt;br /&gt;Rp. 300.000&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Biaya promosi dan social&lt;br /&gt;Rp. 100.000&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Gaji pegawai&lt;br /&gt;Rp. 300.000&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Gaji pengusaha&lt;br /&gt;Rp. 500.000&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Biaya konsumsi dan transportasi&lt;br /&gt;Rp. 100.000&lt;br /&gt;Jumlah total&lt;br /&gt;Rp. 1.800.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKIRAAN BENEFIT/LABA&lt;br /&gt;PENDAPATAN&lt;br /&gt;Rental dan pengetikan Komputer …………………….Rp. 1.680.000&lt;br /&gt;percetakan (printing)…………………………………..Rp.   780.000&lt;br /&gt;penjualan alat tulis…………………………………….Rp.  250.000&lt;br /&gt;Pendapatan tambahan.…………………………………Rp.  150.000&lt;br /&gt;LABA KOTOR………………………………………………………….Rp. 2.860.000&lt;br /&gt;BIAYA YANG DIKELUARKAN………………………………………Rp. 1.800.000&lt;br /&gt;LABA BERSIH………………………………………………………….Rp. 1.060.000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-6044157285965001223?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/6044157285965001223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=6044157285965001223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6044157285965001223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/6044157285965001223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/proposal-bisnis.html' title='proposal bisnis'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-3376326346506991694</id><published>2009-05-10T00:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T00:30:48.363-07:00</updated><title type='text'>diklat jurnalistik</title><content type='html'>MEMBANGKITKAN GAIRAH MENULIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROLOG&lt;br /&gt;“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah dengan cara yang baik…”..(s.an nahl: 125)&lt;br /&gt;Pada umumnya, hampir setiap orang mampu berbicara, membaca dan menulis. Namun untuk memberikan informasi atau pesan kepada orang lain dengan baik dan benar, tidaklah semua orang memahami caranya yang efektif. Karena itu, mari belajar untuk mempelajari, mengetahui, dan mempraktekkan teknis sederhana agar suatu pemikiran yang cerdas dapat disampaikan dan diterima oleh diri kita dan mereka yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;A. PERS&lt;br /&gt;Definisi pers yaitu, suatu lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang menjalankan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh,memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar serta data grafik maupun dalam bentuk lainnya  dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan jenis saluran yang tersedia. Dimana pers saat ini tidak hanya terbatas pada media cetak maupun media elektronik tetapi juga telah merambah keberbagai medium informasi seperti internet.&lt;br /&gt;FUNGSI PERS&lt;br /&gt;1.     menginformasikan (to inform)&lt;br /&gt;2.     mendidik (to educate)&lt;br /&gt;3.     menghibur (to entertain)&lt;br /&gt;4.     mempengaruhi (to influence)&lt;br /&gt;5.     memberikan respon social&lt;br /&gt;6.     penghubung&lt;br /&gt;·        pers (media) sebagai museum berarti media menjadi rujukan bagi perjalanan sejarah suatu masyarakat secara kronologis&lt;br /&gt;·        pers sebagai lembaga kemasyarakatan yakni pers sebagai media pengumpulan dan penyebaran informasi, mempunyai misi mencerdaskan masyarakat, menegaskan keadilan dan memberantas kebatilan.&lt;br /&gt;B. DAKWAH&lt;br /&gt;·        Dakwah adalah suatu kegiatan ajakan baik dalam bentuk lisan, tulisan, tingkah laku dan sebagainya yang dilakukan secara sadar dan berencana dalam usaha mempengaruhi orang lain secara individual maupun secara kelompok agar supaya timbul dalam dirinya suatu pengertian, kesadaran, sikap penghayatan, serta pengamalan terhadap ajaran agama sehingga pesan yang disampaikan kepadanya dengan tanpa adanya unsur paksaan.&lt;br /&gt;·        Media Dakwah&lt;br /&gt;a.      lisan: pidato, ceramah, kuliah, bimbingan&lt;br /&gt;b.     tulisan: tulisan, buku, majalah, surat kabar&lt;br /&gt;c.     lukisan: gambar, karikatur, kaligrafi&lt;br /&gt;d.     audiovisual: televisi, film, video&lt;br /&gt;e.      akhlak: perbuatan, teladan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·        Teknik pendekatan&lt;br /&gt;a.      persuasif/motivatif&lt;br /&gt;b.     konsultatif&lt;br /&gt;c.     partisipatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; C. MENULIS&lt;br /&gt;Artikel diartikan sebagai sebuah karangan faktual (nonfiksi) tentang suatu masalah secara lengkap, yang panjangnya tak tentu, untuk dimuat di surat kabar, majalah, buletin, dan sejenisnya. Tujuan dibuatnya tulisan tersebut untuk menyampaikan gagasan dan fakta guna meyakinkan, mendidik, menawarkan pemecahan suatu masalah, atau menghibur.&lt;br /&gt;I. MOTIVASI MENULIS&lt;br /&gt;MOTIVASI INTERNAL&lt;br /&gt;1.     Menuangkan ide, gagasan, pikiran, ilmu pengetahuan&lt;br /&gt;2.     sebagai tugas suci (seperti tugas ulama, cendekiawan, ilmuwan, dai)&lt;br /&gt;3.     rasa syukur atas kemampuan akal&lt;br /&gt;4.     tanggung jawab social&lt;br /&gt;MOTIVASI EKSTERNAL&lt;br /&gt;1.     mendapat penghasilan&lt;br /&gt;2.     mencari popularitas&lt;br /&gt;3.     karena tuntutan karir&lt;br /&gt;II. CARA MENULIS&lt;br /&gt;I.             Tahap awal&lt;br /&gt;     a. mencari ide : mengamati, membaca Koran, tulis apa saja&lt;br /&gt;b. mengolah ide: merenung, mengaitkan dengan hal lain&lt;br /&gt;c. menuangkan ide: tunggu suasana (mood), tulis apa saja&lt;br /&gt;B. Tahap lanjutan&lt;br /&gt;a. mencari data/teori&lt;br /&gt;b. membuat outline (kerangka karangan)&lt;br /&gt;c. menulis kembali tulisan&lt;br /&gt;d. memeriksa tulisan&lt;br /&gt;C. Ciri umum tulisan artikel&lt;br /&gt;a. lugas, langsung menuju persoalan&lt;br /&gt;b. objektif dan cermat&lt;br /&gt;c. logis, jelas dan padat&lt;br /&gt;d. memperhatikan bahasa baku&lt;br /&gt;e. terbuka dan tidak egois&lt;br /&gt;f. tidak menyudutkan/membela salah satu individu atau kalompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penulisan artikel pada akhirnya tidak ditentukan tekniknya, tetapi lebih pada pengusaan masalah. Masalah yang ditulis akan dikuasai kalau biasanya membaca sebanyak-banyaknya. Karena sumber tulisan terutama berasal dari bacaan yang kemudian digabungkan dengan pengalaman empiris”&lt;br /&gt;(Sudirman Tebba, 2005)&lt;br /&gt;EPILOG&lt;br /&gt;Dalam dunia tulis menulis artikel dan sejenisnya seyogyanya perlu ditanamkan motivasi dari dalam diri sendiri dan luar diri individu. Diperlukan juga melahirkan ide, pengetahuan, pengalaman, serta ketrampilan teknik penulisan untuk menciptakan tulisan berkualitas dan pesan dari penulis dapat diterima dengan jelas oleh pembaca umum. Dan penting juga untuk mengetahui karakter media cetak yang diyakini mau memuat tulisan (artikel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi&lt;br /&gt;1.Nurudin, Menulis Artikel Itu Gampang. Semarang: Effhar, 2005.&lt;br /&gt;2.HM.Arifin, Psikologi Dakwah: Suatu Pengantar Studi.Jakarta: Bumi Aksara, 2000.&lt;br /&gt;3.M.Munir, Manajemen Dakwah.Jakarta: Kencana, 2006.&lt;br /&gt;4.Paryati Sudarman, Menulis di Media Massa.Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.&lt;br /&gt;5.Totok Djuroto, Manajemen Penerbitan Pers. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004.&lt;br /&gt;6.Wisnu Martha, Menyoal Komunikasi Memperdayakan Masyarakat. Yogyakarta: FISIPOL UGM, 2006.&lt;br /&gt;7. Sudirman Tebba, Jurnalistik Baru. Ciputat: Kalam Indonesia, 2005.&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://www.penulislepas.com/"&gt;www.penulislepas.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. www.witantra.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-3376326346506991694?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/3376326346506991694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=3376326346506991694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/3376326346506991694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/3376326346506991694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/05/diklat-jurnalistik.html' title='diklat jurnalistik'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-2066337417297470867</id><published>2009-03-04T19:52:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T20:06:04.293-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mengajak Masyarakat Cinta Membaca&lt;br /&gt;Oleh: Choir el Hakeem bikalunjany&lt;br /&gt;Seiring kemajuan di bidang teknologi dan informasi, media massa semakin mudah didapatkan dari kota sampai pelosok desa. Masyarakat umum sekarang disuguhi informasi dan hiburan (infotainment) dari berbagai sumber atau media. Sebut misalnya, sarana yang berupa televisi, radio, telepon seluler, komputer dan internet. Perangkat-perangkat tersebut merupakan alat ampuh dan cepat untuk mempengaruhi penonton dan penggunanya untuk meniru atau melakukan sesuatu yang diliat dan dengan tanpa sempat menyaring info dan data yang diperoleh.&lt;br /&gt;Di sisi lain, budaya membaca buku, koran dan sejenisnya seolah-olah tenggelam dan punah di lingkungan masyarakat. Sebagian mereka beralasan tidak cukup dana untuk membeli surat kabar dan buku. Tetapi mengapa hampir setiap rumah tersedia pesawat telivisi berwarna? Mereka lebih suka melihat televisi dari pada mencari infomasi lewat media tulisan. Mungkin karena media audio-visual mempunyai kelebihan diantaranya menyiarkan berita secara live, langsung. Atau karena lebih puas dengan hanya menyaksiakn dan mendengarkan saja. Sementara media cetak hanya menyajikan tulisan dan dukungan gambar secukupnya, sehingga dirasa tidak efektif, dan meluangkan waktu untuk membacanya.&lt;br /&gt;Permasalahan umum tersebut terjadi sekeliling kita, di kampung kita yang mana tidak ada wadah atau ruang khusus yang menyediakan bacaan untuk masyarakat desa. Hal itulah yang mungkin menyebabkan orang-orang dewasa tidak menyadari pentingnya kebiasaan membaca untuk menggali sejumlah pengetahuan yang dibutuhkan. Selain itu, faktor yang diduga penyebab minimnya minat baca masyakat umum adalah minimnya waktu luang di siang hari untuk mengunjungi perpustakaan yang tersedia. Factor lainnya, kurangnya sosialisasi dan inovasi dari pihak pemerintah daerah kepada masyarakat desa tentang perlunya membangkitkan budaya baca. Di samping itu, pengaruh merebaknya tayangan televisi yang dianggap lebih menghibur dan penuh isu, gossip, dan berita yang menghebohkan. Penyebabnya lagi, mungkin masyarakt kurang memahami tentang manfaat-manfaat yang diperoleh dari membaca koran, majalah atau buku.         &lt;br /&gt;Karena itulah untuk menciptakan kecintaan membaca, mari membangkit semangat bersama mencerdaskan masyarakat melalui kebiasaan membaca di mana saja dan kapan saja. Secara teoritis, membaca berarti kegiatan yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan oleh penulis melalui media tulis (Herry GT, 1986). Untuk menanamkan aktifitas positif ini, memang butuh waktu dan kerjasama serta strategi yang kreatif dan tepat sasaran.&lt;br /&gt;Langkah-langkah yang dilakukan adalah pertama, kampanye koran/tabloid masuk desa. Di setiap tempat strategis seperti perempatan jalan atau minimal di balai desa, perlu dipasang surat kabar harian sehingga memungkinkan warga untuk membaca dan mengetahui perkembangan nasional dan lokal. Kedua, membuat majalah dinding berupa informasi desa setempat dan juga wacana lokal serta menampunng inspirasi, ide, aspirasi, saran dan kritik warga sekitar melalui tulisan. Ketiga, menyenggarakan kompetisi dalam rangka menggugah gemar membaca dan berkreasi. Misalnya mengadakan lomba  membaca puisi, cerpen dan menceritakan isi buku tertentu. Tentunya dengan hadiah atau souvenir yang menarik bagi pemenang dan peserta.&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya, himbauan secara tertulis dan lisan dari pihak perpustakaan atau instansi khusus yang menangani bidang informasi dan pelayanan public, juga diharapkan berpastisipasi dalam rangka mengajak masyarkat umum agar cinta dengan ilmu pengetahuan. Pihaknya bisa memberikan bimbingan, penyuluhan atau seminar sehari tentang manfaatnya membaca dan menggali informasi melalui buku. Selain itu , bisa disediakan ruang baca di lokasi setempat untuk para warga yang hendak meminjam buku bacaan yang dibutuhnya seperti pendidikan, ekonomi, social, teknologi dll.&lt;br /&gt;Di lain pihak, penerbit (dan penulis) buku bisa melakukan langkah inovatif dan konket di hadapan warga desa dengan menyumbangkan buku secara Cuma-Cuma kepada pihak kelurahan atau sukarelawan yang peduli dengan kepentingan umum.  Selain itu, penerbit memberikan diskon lebih besar bagi pembeli sebagai stimulus agar mereka haus akan ilmu pengetahuan dan menghilang citra masyarakat bahwa buku itu mahal dan boros.   &lt;br /&gt;Sementara itu, ada mungkin sedikit orang dewasa yang tidak dapat membaca dan menulis alias buta buruf. Ini menuntut ketelatenan dan kesabaran bagi guru, pembimbing, sukarelawan untuk mengajari baca tulis secara sederhana dan praktis. Segera setelah mereka lancer membaca, maka cepat-cepatlah untuk mengajak menggali informasi dan pengetahuan lewat  tulisan sesuai dengan tingkat kemampuannya.&lt;br /&gt;Dengan demikian, diharapkan hati nurani masyarakan akan terdorong untuk lebih memburu informasi dan pengetahuan lewat media cetak dan media buku. Lebih baik pula apabila semua pihak pemerintah, swasta, dan masyaraakt saling membantu dan menyadari akan pentingnya membudayakan membaca untuk menimimalkan pengaruh negative akibat deras arus teknologi yang tidak terbendung. Tiada kata terlambat untuk memulai suatu kebaikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Penulis adalah Pemerhati pendidikan, sosial dan agama, Manager Brilliant Collection.&lt;br /&gt;Email: brilliantcollection@yahoo.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-2066337417297470867?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/2066337417297470867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=2066337417297470867' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/2066337417297470867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/2066337417297470867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/03/mengajak-masyarakat-cinta-membaca-oleh.html' title=''/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-2766944262672517208</id><published>2009-02-10T00:20:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T01:07:46.728-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Meski usia masih 35 tahun, namun sukses berbisnis telah diraih di genggamannya. Dengan kegigihan untuk berdiri di atas kaki sendiri, kegagalan-kegagalan yang dialaminya tak membuat ia bergeming untuk bertekad menjadi bos di perusahaan sendiri.Siapa menyangka jika pemuda yang dulunya dikenal sebagai anak bandel temyata sekarang bisa menjadi seorang pengusaha sukses. Betapa tidak, ketika duduk di bangku SD, ia hampir dikeluarkan. Lalu semasa SMP pernah disumpahi oleh salah satu gurunya bahwa dirinya tidak mungkin menjadi orang sukses. Demikian halnya saat masuk STM, pria yang satu ini sering ”cabut” dari ruang kelas.&lt;br /&gt;Namun, kini ia mampu membuktikan bahwa dirinya juga memiliki kemampuan lain yang lebih besar dari sekedar prestasi akademis. Hal ini tentu saja bukanlah keberuntungan, tapi kuatnya cita-cita dan dukungan orangtua.  Lebih baik kecil-kecil jadi BOZZ...&lt;br /&gt;Meski belum mengetahui bagai&amp;shy;mana cara agar dirinya menjadi pengusaha. Namun, ia sudah bertekad untuk menjadi pengusaha. Dan ternyata cita-cita itu mendapat dukungan dari sang ayah, Untung Setiabudi. Pengalaman sang ayah bekerja di salah satu bank swasta dan perusahaan lain yang menimbulkan ketidakpuasan, membuat ayahnya memberi nasehat, "Lebih baik kecil-kecil jadi bos, daripada gedhe-gedhe jadi kuli". Pesan itulah yang memicu semangat bahwa dirinya mampu menjadi seorang entrepreneur.&lt;br /&gt;Setelah berhasil menyelesaikan studi di salah satu institut swasta di Surabaya. Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 27 April 1973 ini segera mencari tempat untuk menimba ilmu dunia usaha. Dipilihlah salah satu anak perusahaan Astra Group menjadi wadah baginya untuk mempelajari sirkulasi perdagangan. Bahkan dengan pede (percaya diri), saat tes wawancara berlangsung, Jaya Setiabudi menya&amp;shy;takan bahwa tujuannya bekerja adalah mencari ilmu karena ia ingin menjadi pengusaha. Posisi yang dipilih pun bukan engineer sesuai dengan studi yang ditempuh, namun technical buyer.&lt;br /&gt;Tak peduli jam kerja telah usai dan di saat karyawan lain sedang tertidur pulas di rumahnya, sarjana elektro ini makin asyik bergelut dengan pekerjaannya. Tujuannya hanya satu yakni mempelajari dan memahami dengan benar konsep pekerjaan tersebut, salah satunya adalah purchasing order.&lt;br /&gt;Meski pimpinannya tak pernah tahu dan ia tak pernah mendapat uang lembur, dirinya terus bekerja dari hari Senin sampai Minggu tanpa mempedulikan besarnya gaji yang diperoleh. Kondisi ini berlangsung hampir selama 1 tahun penuh tanpa libur. Setelah dirasa puas dengan ilmu yang didapat maka putra keenam dari tujuh bersaudara ini memutuskan untuk mengundurkan diri. Lalu dimulailah langkahnya untuk menjejakkan kaki di dunia usaha setelah 1 tahun 4 bulan bekerja. Awal bisnisnya dibuka tepatnya di bulan Agustus 1998.&lt;br /&gt;Dengan uang 4,5 juta di tangan, Jaya bersama 2 orang rekannya, membuka Industrial Supply. ”Alhamdulillah 3 bulan bangkrut”, katanya. Karena kegagalan itu pula, Jaya mengalami masa-masa sulit. Bahkan untuk makan sehari-hari, ia hanya bisa membeli satu buah telur dari uang receh yang dulu pernah tidak disukainya. Tapi suami dari Liana ini tetap tegar dan tak takut untuk mencoba lagi terjun ke dunia bisnis.&lt;br /&gt;Dengan minimnya modal, dirangkullah orang lain untuk bekerjasama. Hanya dengan modal kepercayaan, Jaya membuka usaha yang serupa untuk kedua kalinya. Dengan sistem pembayaran mundur kepada supplier, maka ia bisa mendapat kelonggaran terhadap kondisi keuangannya. Setelah sekian waktu, secara perlahan usaha itu mulai merangkak naik dan mulai menunjukkan hasil. Seperti pengusaha pemula lainnya, merasa ”tangannya sakti”, Jaya terlalu cepat berekspansi bisnis, membuka warung makan, desain grafis, distribusi additif (otomotif), yang akhirnya ditutup dengan kerugian yang besar. ”Itu semua uang sekolah saya”, katanya tanpa beban.&lt;br /&gt;Di usia bisnisnya yang menginjak tahun kesepuluh, Momentum Grup, begitu sebutan grup bisnisnya, telah membawahi beberapa perusahaan yang semuanya profitable. Bidang usahanya antara lain, distributor untuk produk-produk hi-tech industry, supplier dan retail di bidang Food and beverage dengan bendera ‘The Farmer’, agen oli (di Jakarta) dan perusahaan training Entrepreneurship. Yang kesemuanya telah dikelola oleh tenaga-tenaga profesional, sehingga sejak 2 tahun terakhir ini, dirinya tidak pernah lagi mengantor. ”Kecuali Momentum Entrepreneur Mindset (yang membidani Ecamp dan YEA), semuanya saya tidak pegang lagi”, imbuhnya. Sebagian besar perusahaannya berlokasi di Batam, karena disanalah tempat yang potensial untuk arus perdagangan baik skala nasional maupun internasional. Setelah Batam, dipilihlah Jakarta sebagai tempat kedua bagi bisnisnya.&lt;br /&gt;Meski sudah memiliki beberapa perusahaan yang omzetnya mencapai kisaran miliaran rupiah perbulan, namun total pegawai yang dipekerjakan hanya 20an orang. Menurut pria yang suka tidur dan nonton film ini, rahasianya terletak pada pemilihan bisnis yang memiliki diferensiasi yang kuat dan sistem yang handal. &lt;br /&gt;We Create Partners...&lt;br /&gt;Hal itu juga harus ditunjang de&amp;shy;ngan kepemimpinan yang baik dengan motto yangdipegang, ”We create partners not employees” (Kami menciptakan rekan kerja bukan para pekerja). Motto itu dilaksanakan dengan keberaniannya untuk berbagi saham perusahaan kepada para pegawainya dengan jumlah yang disesuaikan dengan kriteria tertentu seperti integritas, loyalitas, dan beberapa kriteria lain. Penerapan konsep tersebut membuat karyawannya ikut memiliki perusahaan yang dinaunginya. Hasilnya perusahaan itu terus maju dan makin berkembang. ”Saya memiliki partner-partner yang jauh lebih pandai dari saya dan bisa mengembangkan perusahaan lebih baik daripada saya sendiri”, ucapnya merendah.&lt;br /&gt;Meski bisnisnya makin merambah ke berbagai bidang, tapi anehnya ayah dari Sarah Aulia Setiabudi dan Alfin Risqi Setiabudi ini tak pernah sibuk mengurusi bisnisnya. Sebab, ia mempercayakan bisnisnya kepada para direksi yang dijadikannya sebagai rekan. Jadi dirinya sangat leluasa untuk bercengkrama dengan keluarga. Saat ini, sebagian besar waktunya diabdikan untuk membagi ilmu tentang dunia bisnis, secara aktif dengan menjadi narasumber wirausaha sejak 3 tahun terakhir ini di beberapa radio di Batam, TV lokal dan Kolumnis di media masa, baik lokal maupun nasional. Disamping itu, Mentor terfavorit 2008 versi Entrepreneur University ini, memiliki kesibukan berbagi di lebih dari 30 kota se-Indonesia.&lt;br /&gt;Rupanya pria yang tidak suka dengan urusan politik ini tak puas hanya menjadi pengasuh forum pengusaha. la juga ingin memiliki nilai tambah dari sekedar pengusaha. Dan dirinya menunjukkan bahwa ia juga mampu membuat konsep wirausaha berdasarkan perjalanan penemuannya sendiri. Konsep tersebut rencananya akan dirangkum dalam buku yang ditulisnya sendiri dan akan segera launching tahun ini, dengan judul "The Power of Kepepet" dan ”MOMENTUM, The 5 Elements of Entrepreneurship”.&lt;br /&gt;Sebagai entrepreneur, ia pun memiliki visi yang ingin digapainya. Pertama, ingin menciptakan sejuta pengusaha sukses. Dan yang kedua, bisa menjadi saluran rejeki bagi orang lain. Untuk mewujudkan visi tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Entrepreneur Association (EA). Tujuannya adalah menciptakan pengusaha Indonesia yang bermoral dan memiliki integritas. Asosiasi ini mampu mewadahi semua lapisan pengusaha untuk andil di dalamnya. Sistemnya melalui pengelompokan yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan yakni starting (pemula), growing (berkembang), dan expanding (meluas).&lt;br /&gt;Meski saat ini ia telah meraih impiannya sebagai bos di perusahaan sendiri, namun Jaya tak lantas sombong dan puas dengan hasil yang diperolehnya. Ia mengakui bahwa masih banyak kekurangan yang ada pada dirinya. Untuk itu ia bersemboyan bahwa tak pernah ada kata untuk berhenti belajar. Dirinya terus belajar tentang berbagai hal antara lain leadership, pengembangan usaha, ataupun motivasi. Selain belajar dari para mentornya seperti Bob Sadino, Purdi E. Chandra, dan Andrie Wongso. Ia juga tak segan belajar dari teman-temannya tentang berbagai kasus yang mereka alami. Dari proses belajar yang tiada henti itu pula, ia masih ingin terus berkarya dalam dunia usaha. Buktinya, sekarang dirinya telah merencanakan untuk membuat perusahaan baru yang bergerak di bidang permodalan (Momentum Capital). Targetnya tahun ini perusahaan capital ini sudah mulai beroperasi dengan membeli saham perusahaan lain yang menguntungkan tapi memiliki keterbatasan dalam masalah modal.&lt;br /&gt;Semua kerja keras dan kegigihan Jaya ternyata membuahkan kemapanan finansial yang tidak diperuntukkan bagi dirinya pribadi, tapi juga bagi keluarganya. Kendati demikian, kemapanan tersebut tak membuat dirinya lupa masa-masa sulit yang pernah dilaluinya, "Saya tetap menikmati masa-masa susah waktu itu. Andaikan mengalami kegagalan lagi, saya yakin bisa bangkit kembali", ujarnya. Jangan kaget jika kesehariannya, pria yang mengendarai Mercedes ini, hanya mengenakan t-shirt, celana jins dan bersandal ria. ”Itulah seragam kebesaran saya. Malas Jaim-jaiman”, imbuhnya.&lt;br /&gt;Jaya yakin bahwa perjalanannya di dunia bisnis masih belum menemukan terminal pemberhentian. Dan ke depan, dirinya masih ingin mewujudkan obsesi yang didambanya selama ini yakni menciptakan Entrepreneur Place yang kelak menjadi Pusat Study dan Pariwisata Entrepreneur terbesar sedunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-2766944262672517208?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/2766944262672517208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=2766944262672517208' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/2766944262672517208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/2766944262672517208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/02/meski-usia-masih-35-tahun-namun-sukses.html' title=''/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-8080185501954665051</id><published>2009-01-26T06:53:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T06:54:43.563-08:00</updated><title type='text'>kesaksian</title><content type='html'>&lt;h1 class="titleloc"&gt;TESTIMONIAL&lt;/h1&gt;   &lt;div id="pullquote"&gt; &lt;ul&gt;&lt;li id="cnt12"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=44"&gt;UIE Liquid Chlorophyll (500ml)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=12"&gt;Norman Jauhari (55 tahun)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Jln. Pulo Mas Timur IID/4, Jakarta&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;UIE Power Touch, UIE Liquid Chlorophyll dan K-Link Kino menjadi solusi yang sangat hebat. Pada awal bulan Januari 2002 saya mengalami serangan Jantung dan Penyempitan pembuluh darah arteri. Untuk itu saya harus diopname di Rumah Sakit di Jakarta. Akhir bulan Januari 2002, pengobatan saya lanjutkan ke Singapura untuk melakukan balonisasi ketiga pembuluh darah yang tersumbat tersebut. Seusai pengobatan di Singapura, saya dianjurkan berobat jalan ditambah dengan minum obat-obatan yang jumlahnya...&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt37"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=12"&gt;K-Fuel Saver&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=37"&gt;Hotman Sitorus&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Jakarta&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Harga BBM Naik Membuat kepala saya pusing, untuk ada K-Fuel Saver, Dengan K-Fuel Saver Konsumsi BBM Kendaraan saya berkurang menjadi tidak boros dan tenaga mesin terasa wuss wusss wusss. Terima Kasih K-Fuel Saver&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt13"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=29"&gt;K-Link Liquid Organic Spirulina&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=13"&gt;Libanus Efendi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Pontianak&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Dengan Spirulina, tubuh saya terasa lebih sehat. Saya seorang mahasiswa Fakultas Tekhnik di Universitas Tanjung Pura, Pontianak. Sebelum mengenal produk kesehatan K-LINK, saya sering mengkonsumsi jamu dan suplemen lainnya, karena untuk menjaga kondisi tubuh, agar tidak sakit sewaktu lembur mengerjakan tugas-tugas kuliah. Setiap malam, saya hanya tidur rata-rata 1 samapi 1,5 jam/hari. Hal ini mengakibatkan kondisi tubuh saya lemah dan sering kali saya jatuh sakit. Badan terasa capek dan lemas....&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt35"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=29"&gt;K-Link Liquid Organic Spirulina&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=35"&gt;Cahya Indah Budi Kurniawan, ST&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Perum Kopri B.7 No.1 Sukadane, Bandar Lampung&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Saya Bernama Cahya Indah Budi K. berasal dari Bandar Lampung, pada pertengahan bulan Agustus saya sedang bertugas ke Yogyakarta, dan bertemu dengan teman lama saya sewaktu SMA dan beliau menawarkan produk K-Link kepada saya. Saya mencoba menggunakan Chlorophyll, Power Oil dan OmegaSqua, saya merasakan sekali manfaatnya sejak menggunakan produk tersebut kaki saya sudah tidak sering kram lagi, dan bahkan hilang sama sekal dan tubuh saya tatap prima walapunb saya beraktifitas tiap hari dari jam...&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt14"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=44"&gt;UIE Liquid Chlorophyll (500ml)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=14"&gt;Sumirah (64 tahun)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Yogyakarta&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Stroke selama 15 tahun membuat saya sangat menderita. Selama 15 tahun saya menderita stroke. Hari-hari rasanya sesuatu yang membosankan. Setengah hari badan saya terasa lemah, lutut saya kadang-kadang mati rasa, saya jadi malas bergerak, hingga akhirnya jari-jari kaki saya menjadi kaku dan bertekuk ke bawah. Dokter dan berbagai pengobatan alternatif sudah saya kunjungi, namun belum nampak adanya perbaikan. Rasanya hidup ini seperti tak berarti, hanya tidur, makan dan begitu terus menerus...&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt15"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=44"&gt;UIE Liquid Chlorophyll (500ml)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=15"&gt;Marsono (56 tahun)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Desa Sumber Jaya Rt/Rw: 03/03 Tambun, Be&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Diabetes dapat dikontrol dengan Chlorophyll dan Kinotakara. Sejak 7 agustus 2001 saya menderita penyakit Diabetes (kencing manis) dengan kadar gula darah 465. Saat itu saya pernah dirawat di rumah sakit selama 4 hari, saya harus mengalami diet ketat, makanan yang saya konsumsi saat itu hanya sekitar 25 % dari apa yang biasa saya makan sehari-hari. Setiap hari saya harus minum obat dari dokter yang beraneka macam bentuknya, ditambah lagi makanan saya harus benar-benar dijaga ketat, hal ini...&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt16"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=44"&gt;UIE Liquid Chlorophyll (500ml)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=16"&gt;Ir. Lucky SR. (43 tahun)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Jln. Teratai no.102 Pekan Baru, Riau&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Badan tambah sehat berkat Chlorophyll. Saya bekerja sebagai pengawas pada salah satu perkebunan di Riau. Selama saya bekerja saya selaluberjalan kaki dengan jarak yang jauh dan berdiri dalam waktu yang lama menyebabkan saya sering mudah capek. Selain itu saya suka duduk melipatkan kaki (bersila), kadang-kadang bisa satu jam duduk bersila untuk beribadah. Akibat dari itu semua kaki saya sering merasa kesemutan. Disamping itu saya juga mempunyai keluhan jerawat batu (komedo) dan sakit maag....&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt17"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=27"&gt;K-Link Kino&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=17"&gt;Yohanes soepardi (36 Tahun)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Jln. Gg. Cemerlang No. 11, Pontianak&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Nyeri lutut hilang dengan Kinotakara. Dua tahun yang lalu saya pernah mengalami kecelakaan dan mengalami cedera pada lutut. Karena hal tersebut sampai sekarang saya kadang-kadang merasakan nyeri pada lutut. Saya juga mempunyai tekanan darah rendah yang membuat kepala saya sering pusing, dan pada malam hari saya sulit tidur serta sering terbangun karena keinginan buang air kecil di malam hari. Saya memakai produk K-Link yaitu Kinotakara. Pada awal pemakaian lutut seperti ditarik-tarik. Akan...&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt18"&gt;  &lt;div class="tproduct"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/products.php?act=detail&amp;amp;idp=29"&gt;K-Link Liquid Organic Spirulina&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="tname"&gt;&lt;a href="http://www.k-link.co.id/testimonial.php?act=detail&amp;amp;id=18"&gt;Trifonia Monika Landiana Inam&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="tlocation"&gt;Jln. Danau Sentarum, komp. Sentarum Seja&lt;/div&gt;  &lt;hr /&gt;  &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Produk K-LINK memberikan kesehatan yang Prima. Saya sudah melakukan operasi besar sebanyak 4 kali dari tahun 1996-2000. Setelah operasi saya masih harus konsultasi dengan dokter yang selalu menyarankan saya untuk rajin minum obat dan istirahat, selain itu saya juga mengkonsumsi obat tradisional. Walau demikian saya tetap merasakan sakit yang luar biasa di bagian organ yang sudah di operasi. Hal ini membuat saya stress dan menyebabkan kondisi fisik saya semakin menurun serta mempengaruhi saya...&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li id="cnt19"&gt;sumber.www.k-link.co.id&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-8080185501954665051?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/8080185501954665051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=8080185501954665051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/8080185501954665051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/8080185501954665051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/01/kesaksian.html' title='kesaksian'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-4809291344385858173</id><published>2009-01-26T06:18:00.000-08:00</published><updated>2009-01-26T06:26:03.360-08:00</updated><title type='text'>sambutan dari big boss</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SX3H7DArAmI/AAAAAAAAABg/lT3IFrSiDsM/s1600-h/board_of_directors.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 98px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SX3H7DArAmI/AAAAAAAAABg/lT3IFrSiDsM/s200/board_of_directors.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295608554091905634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style="border-bottom: 1px solid rgb(238, 238, 238); color: rgb(1, 141, 66); margin-bottom: 5px;"&gt;KATA SAMBUTAN DARI GROUP MANAGING DIRECTOR&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;Prinsip dan falsafah K-LINK International adalah mewariskan rasa kasih sayang dan kemanusiaan dari abad yang telah lalu. Kemanusiaan dan teknologi maju dari dua abad tersebut akan bersatu dan menghasilkan manfaat-manfaat yang luar biasa, di mana kami ingin memimpin para usahawan agar dapat membangun perekonomian pada abad ke-21 ini. Ini akan membantu membangun usaha antara bangsa yang kokoh serta membangun perniagaan kami di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan kami dalam membina bisnis global adalah jelas. Kami memberi arahan dan dukungan penuh kepada para usahawan untuk mengembangkan K-LINK International ke pasar internasional. Selain memberikan kesadaran tentang arti kesehatan dan kecantikan, kami juga berharap K-LINK International dapat memainkan peranan penting dalam bisnis penjualan langsung secara global untuk memenuhi wawasan menjadi perusahaan penjual langsung yang bertaraf internasional. Kita perlu menanamkan semngat bermurah hati, keberanian, ketekunan dan perencanaan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai perusahaan penjual langsung yang bersemangat kuat, unggul dan berstrategi, K-LINK International juga dilengkapi dengan wawasan yang luas dan manajemen yang berkonsepkan profesionalisme. Manajemen dan para usahawan bergandeng tangan dalam mencapai budaya 3 "I" yaitu Inisiatif, Informatif dan Inovatif. Bersama itu, kami juga memenuhi 5 prinsip yaitu misi, wawasan, pengakuan, penghargaan, dan keanggotaan untuk membina keluarga dari seluruh pelosok dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sumber utama wawasan menjadi kenyataan ialah rangkaian produk-produk yang unggul, harga produk yang terjangkau dan produk-produk kesehatan yang berkhasiat. Dalam menyebarkan konsep kesehatan dan kecantikan ke seluruh dunia, kami berharap lebih banyak orang bergabung bersama K-LINK International untuk saling bantu-membantu dalam mengekalkan gaya hidup yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Falsafah K-LINK International akan diselaraskan berdasarkan budaya, bangsa, adat, agama, usia dan latar belakang pendidikan. Kami membangun budaya saling mengasihi di antara para usahawan dan pihak manajemen dengan menanamkan sifat keikhlasan, keyakinan dan kemauan. K-LINK International memberikan kaedah "Win-win" yang akan menjadikan para usahawan menjadi pemimpin yang terpandang di pentas internasional. K-LINK International telah membuktikan bahwa K-LINK International telah banyak meningkatkan taraf hidup banyak orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-4809291344385858173?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/4809291344385858173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=4809291344385858173' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/4809291344385858173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/4809291344385858173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/01/sambutan-dari-big-boss.html' title='sambutan dari big boss'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SX3H7DArAmI/AAAAAAAAABg/lT3IFrSiDsM/s72-c/board_of_directors.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-925567039610989862</id><published>2009-01-24T20:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T20:15:32.149-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seminar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelatihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wirausaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lowongan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><title type='text'>bisnis school</title><content type='html'>K-System merupakan Support System dalam menjalankan Bisnis K-Link. K-System adalah sebuah sistem pendukung yang dikelola bersama antara para Leader K-Link dan Perusahaan K-Link. Hal ini untuk menghindari terjadinya distorsi sehingga tetap berada pada posisinya untuk mendukung usaha Anda bersama K-Link. Seminar &amp;amp; Pelatihan k-Link &amp;amp; Support K-System :PROGRAM PROFESIONAL 01 :Pelatihan untuk calon member dan distributorModul Pelatihan :&lt;br /&gt;BOP (Business Opportunity Presentation)&lt;br /&gt;G-BOP (Grand Business Opportunity Presentation)&lt;br /&gt;BT-123 (Business Training)&lt;br /&gt;RtM (Road to Manager), (Materi kompilasi BT-123)&lt;br /&gt;OnC (Orientation and Commitment)PROGRAM PROFESIONAL 02 :Pelatihan untuk Distributor yang berperingkat 6% (Senior Member) ke atasModul Pelatihan :&lt;br /&gt;BOB (Best of The Best)&lt;br /&gt;CNQ (Champion Never Quit)PROGRAM PROFESIONAL 03 :Pelatihan untuk Distributor yang berperingkat 9% (Supervsor) ke atasModul Pelatihan :&lt;br /&gt;PSM (Partner Sejati Meeting)&lt;br /&gt;RTE (Road to Emerald)&lt;br /&gt;TTP (Training The Presenter)&lt;br /&gt;RtM (Road to Manager), (Materi kompilasi BT-123)&lt;br /&gt;OnC (Orientation and Commitment)PROGRAM PROFESIONAL 04 :Pelatihan untuk Distributor yang berperingkat Emerald Manager ke atasModul Pelatihan :&lt;br /&gt;TTT (Train The Trainer)&lt;br /&gt;RTE (Road to Emerald)&lt;br /&gt;TTP (Training The Presenter)&lt;br /&gt;RtM (Road to Manager), (Materi kompilasi BT-123)&lt;br /&gt;OnC (Orientation and Commitment)PROGRAM GENERAL :Pelatihan untuk semua Distributor dari peringkat member hingga peringkat Royal Crown Ambassador Modul Pelatihan :&lt;br /&gt;CN / CD (Crown Nite / Crown Day)&lt;br /&gt;RN / RD (Recognition Nite / Recognition Day)&lt;br /&gt;Anniversary)&lt;br /&gt;Produk Talk)&lt;br /&gt;Sumber : Buku Kerja Foundation Pack K-Link&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-925567039610989862?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/925567039610989862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=925567039610989862' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/925567039610989862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/925567039610989862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/01/bisnis-school.html' title='bisnis school'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-7768118825369429660</id><published>2009-01-24T20:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T20:04:00.808-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesempatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mitra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='daftar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bonus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='diskon'/><title type='text'>mau jadi mitra?</title><content type='html'>Syarat pendaftaran&lt;br /&gt;Untuk melakukan pendaftaran menjadi distributor K-Link di seluruh kantor K-Link di indonesia, pastikan anda memiliki item dibawah ini :&lt;br /&gt;Fotocopy kartu Identitas (KTP/SIM/PASSPORT)&lt;br /&gt;Rekening Bank *&lt;br /&gt;Nama dan Kode Sponsor&lt;br /&gt;Apabila anda belum memiliki rekening bank, nanti bisa menyusul, atau anda dapat mengambil bonus anda di tempat anda melakukan pendaftaran.&lt;br /&gt;Biaya Pendaftaran&lt;br /&gt;Untuk menjadi distributor K-Link, tidak diperlukan biaya yang mahal, biaya pendaftaran yaitu Rp. 190.000,- ( seratus sembilan puluh ribu rupiah ), ya hanya Rp. 190.000 anda sudah berhak menjual produk-produk K-Link di seluruh Indonesia bahkan di dunia, dan tentunya anda juga berhak mendapatkan bonus tiap bulannya dari omzet jaringan yang anda hasilkan.&lt;br /&gt;Apa saja yang didapatkan saat melakukan pendaftaran&lt;br /&gt;Produk K-Link Liquid Chlorophyll 1 Botol senilai Rp.140.000&lt;br /&gt;1 Member Card (Luar Jakarta Proses 1-2 Minggu)&lt;br /&gt;1 Tas Kulit Starter Kit Warna Hitam berisi Info K-Link&lt;br /&gt;5 VCD Product Talk&lt;br /&gt;1 VCD Testimonial&lt;br /&gt;1 VCD Company Profile&lt;br /&gt;1 VCD K-Link Favorite Songs&lt;br /&gt;4 Kaset Fondation Pack&lt;br /&gt;1 Buku Kerja&lt;br /&gt;1 Nota&lt;br /&gt;1 Product Catalog&lt;br /&gt;1 Daftar Harga Konsumen&lt;br /&gt;1 Daftar Harga Distributor&lt;br /&gt;1 Brosur Marketing Plan&lt;br /&gt;Kumpulan Brosur-Brosur produk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-7768118825369429660?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/7768118825369429660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=7768118825369429660' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/7768118825369429660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/7768118825369429660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/01/mau-jadi-mitra.html' title='mau jadi mitra?'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-7530293621715182194</id><published>2009-01-23T23:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T23:39:24.721-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mukmin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='putih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='siwak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikat gigi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bersih'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SXrFXN6FNoI/AAAAAAAAAAw/XgzwaI0mn9k/s1600-h/mumin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SXrFXN6FNoI/AAAAAAAAAAw/XgzwaI0mn9k/s200/mumin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294761314588374658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mu’Min &lt;/strong&gt;merupakan pasta gigi khusus yang mengandung ekstrak asli  akar suci yang pertama di dunia. Tidak mengandung alkohol, bersih dan  halal.&lt;br /&gt;Akar Sugi atau siwak merupakan sejenis kayu yang berasal dari tanah  Arab, yang dapat bermanfaat untuk kebersihan gigi dan mulut.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-786"&gt;&lt;/span&gt;Akar Sugi atau siwak sudah digunakan sejak zaman Nabi, dimana  diriwayatkan dalam beberapa hadits,antara lain :&lt;br /&gt;* “Bersiwak itu sebagai  pembersih mulut dan diridhoi oleh Allah” (Hadits Riwayat Ahmad VI/47,62,124.  An-Nasa’i no.5 dan Bukhari menyebutkannya secara ta’liq dalam bab As-Siwak  Ar-Ruthbuwa Al-Yabisu Li Ash-Shaim II/682).&lt;br /&gt;* “Bersugi itu menjadi penawar  dan obat segala penyakit kecuali mati” (Riwayat Al-Dailami daripada  Allah).&lt;br /&gt;Produk Mu’Min diciptakan sebagai pasta gigi yang amat sesuai dalam  persiapan sholat bagi umat muslim, karena dapat menyucikan mulut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KEUNGGULAN PASAT GIGI MU’MIN :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;* Pasta gigi dengan  ekstrak asli akar sugi pertama di dunia.&lt;br /&gt;* Pasta gigi Mu’Min merupakan pasta  gigi yang bebas Fluoride.&lt;br /&gt;* Aman walaupun terkonsumsi.&lt;br /&gt;* Ekstrak akar sugi  bermanfaat untuk menguatkan gigi dan gusi, membersihkan karang gigi, mencegah  gigi berlubang, memutihkan gigi, menghilang bengkak gusi, mencegah gusi  berdarah, mengatasi pecah-pecah bibir dan menjaga kesegaran mulut sepanjang  hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kandungan pasta gigi Mu’Min ekstrak asli akar sugi (Siwak). Lemon, ros, mint  dan cengkeh yang memberikan rasa nyaman pada mulut dan melindungi  gigi.&lt;br /&gt;Mu’Min menjadikan senyum anda lebih indah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-7530293621715182194?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/7530293621715182194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=7530293621715182194' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/7530293621715182194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/7530293621715182194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/01/mumin-merupakan-pasta-gigi-khusus-yang.html' title=''/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SXrFXN6FNoI/AAAAAAAAAAw/XgzwaI0mn9k/s72-c/mumin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-1149075146956531134</id><published>2009-01-23T23:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T23:26:45.700-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nutrisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='minuman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suplemen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='chlorophyl'/><title type='text'>minuman suplemen mujarab</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SXrCitnwQhI/AAAAAAAAAAg/1manOfW6FtM/s1600-h/chlorophyl.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SXrCitnwQhI/AAAAAAAAAAg/1manOfW6FtM/s200/chlorophyl.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294758213545116178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;APA ITU UIE K-LIQUID CHLOROPHYLL ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;UIE K-Liquid Chlorophyll  adalah minuman kesehatan (Herbal Drink) yang bahan utamanya adalah sari klorofil  dari daun Alfalfa (Medicago sativa), suatu herbal bernilai nutrisi  tinggi.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-750"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;KOMPOSISI :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sari Daun  Alfalfa yang mengandung : Sodium, Copper, Chlorophyll, Vit A, B-Comple, C, E,  Calsium, Magnesium, Pospor, Asam Amino, Alpha &amp;amp; Beta Caroline + UIE  (Universe Induce Energy).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MANFAAT/KEGUNAAN :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;* Sebagai Anti Oxidant, baik untuk  kesehatan mata, paru-paru, lambung, percernaan.&lt;br /&gt;* Satu sendok sama dengan 1  Kg sayur.&lt;br /&gt;* Memperlancar dan membersihkan darah dari segala bentuk racun dan  zat kimia dalam tubuh.&lt;br /&gt;* Berfungsi sebagai anti kanker.&lt;br /&gt;* Menjaga  keseimbangan hormon dan keasaman dalam tubuh.&lt;br /&gt;* Menghalangi pertumbuhan  bakteri dan mempercepat penyembuhan luka.&lt;br /&gt;* Meningkatkan daya serap nutrisi  dan energi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;FUNGSI UTAMA UIE K-LIQUID CHLOROPHYLL :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;*  Cleansing&lt;br /&gt;Membersihkan sistem pencernaan, membersihkan darah, membunuh  bakteri, mencegah infeksi dan detoksifikasi.&lt;br /&gt;* Balancing&lt;br /&gt;Menyeimbangkan  kadar asam dan Alkali didalam tubuh.&lt;br /&gt;* Nourishing&lt;br /&gt;Meregenerasi sel darah  merah dan menstimulasi regenerasi sel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PETUNJUK PEMAKAIAN :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;* Larutkan 1 (satu) sloki/sendok  makan dalam segelas air putih&lt;br /&gt;* Untuk anak-anak dibawah umur 12 tahun cukup  larutkan 1/2 (setengah) sloki atau1 (satu) sendok teh UIE Liquid  Chlorophyll.&lt;br /&gt;* Minum 3 (tiga) gelas sehari. (sebelum makan/perut kosong).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KEMASAN :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1 botol isi 500 ml Ekstrak Chlorophyll&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-1149075146956531134?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/1149075146956531134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=1149075146956531134' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/1149075146956531134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/1149075146956531134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2009/01/minuman-suplemen-mujarab.html' title='minuman suplemen mujarab'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_TM4ZdQYwCgM/SXrCitnwQhI/AAAAAAAAAAg/1manOfW6FtM/s72-c/chlorophyl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-5130003687813926278</id><published>2008-11-07T04:41:00.000-08:00</published><updated>2008-11-07T04:53:19.957-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ada empat hal penting yang harus dilakukan dalam menjalani kehidupan. berdoa, belajar, bekerja,bersyukur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-5130003687813926278?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/5130003687813926278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=5130003687813926278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5130003687813926278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5130003687813926278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2008/11/ada-empat-hal-penting-yang-harus.html' title=''/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-1715702517781929871</id><published>2008-08-01T05:54:00.000-07:00</published><updated>2009-01-26T06:35:44.058-08:00</updated><title type='text'>pekalongan</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-1715702517781929871?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/1715702517781929871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=1715702517781929871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/1715702517781929871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/1715702517781929871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2008/08/bali.html' title='pekalongan'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-5737609920239280915</id><published>2008-07-30T02:20:00.000-07:00</published><updated>2008-07-30T02:27:08.685-07:00</updated><title type='text'>KATA MUTIARA</title><content type='html'>kecantikan sejati merupakan suatu cahaya yang memancar dari kemurnian jiwa yang paling scui dan menghiasi raga, seperti kehidupan yang  datang dari bumi dan memberi warna serta keharuman pada bunga-bunga (Kahlil Gibran).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-5737609920239280915?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/5737609920239280915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=5737609920239280915' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5737609920239280915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5737609920239280915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2008/07/kata-mutiara.html' title='KATA MUTIARA'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-5038133661984644254</id><published>2008-07-21T02:46:00.000-07:00</published><updated>2008-07-28T06:10:03.628-07:00</updated><title type='text'>info</title><content type='html'>kalo kamu-kamu suka hobi baca-baca buku apa aja, dan juga punya koleksi yg banyak seperti novel,komik,buka cerita ,buku pelajaran sekolah, mjalah,kamu boleh kok bagi-bagi koleksi itu ke kami.kami akan memajang di perpus BRILLIANT COLLECTION. smoga sumbangan kamu bisa bermanfaat.terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-5038133661984644254?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/5038133661984644254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=5038133661984644254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5038133661984644254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5038133661984644254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2008/07/info.html' title='info'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8384599557112234348.post-5624238223465080096</id><published>2008-07-18T00:23:00.000-07:00</published><updated>2008-07-28T06:13:22.399-07:00</updated><title type='text'>welcome to brilliant collection</title><content type='html'>selamat datang...di brilliant collection.saran dan kritik kirim ke brilliantcollection@yahoo.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8384599557112234348-5624238223465080096?l=brilliantcollection.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/feeds/5624238223465080096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8384599557112234348&amp;postID=5624238223465080096' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5624238223465080096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8384599557112234348/posts/default/5624238223465080096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://brilliantcollection.blogspot.com/2008/07/welcome-to-brilliant-collection.html' title='welcome to brilliant collection'/><author><name>brilliantcollection</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07550466201727067185</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_TM4ZdQYwCgM/SIRYKm_o9oI/AAAAAAAAAAM/h5I_KXtTaWg/S220/aku1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
